SPAM Berbiaya Rp 2 Miliar di Desa Malang Rapat Mangkrak, Ini Kelit Kepala Desa!

SPAM Berbiaya Rp 2 Miliar di Desa Malang Rapat Mangkrak, Ini Kelit Kepala Desa!

SPAM Berbiaya Rp 2 Miliar di Desa Malang Rapat Mangkrak, Ini Kelit Kepala Desa!
Tribun Batam/Aminnudin
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN – Keberadaan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Desa Malang Rapat dipertanyakan warga. Lima tahun, SPAM itu mangkrak dan terabaikan. Padahal, SPAM itu sudah lama dinantikan sebagai sarana air bersih warga.

Baca: Gerebek! Suami Kerja di Pengeboran Minyak, Istri di Rumah Didatangi Oknum Pejabat Pemko Malam-malam

Baca: Edan! Kotak Sumbangan Pelayat di Rumah Duka Artis Yana Zein Raib, Ternyata . . .

Proyek SPAM Desa Malang Rapat disebutkan menelan anggaran hampir Rp 2 miliar bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Kepala Desa Malang Rapat Yusran Munir dikonfirmasi Tribun pada Senin (5/6) mengatakan, belum bisa berbicara banyak soal SPAM dimaksud. Saat dihubungi, dia sedang rapat khusus mengkaji keberadaan SPAM dimaksud.

"Belum bisa kita komentari. Ini kami sedang rapat soal SPAM yang awak tanyakan itu. Nanti usai rapat kita beberkan lebih jelas, ya," kata Yusran kepada Tribun.

Warga Desa Malang Rapat berharap, rapat tentang SPAM oleh pemerintah desa bersama kecamatan memberikan kabar baik. SPAM yang mangkrak lima tahun itu bisa dioptimalkan kembali. Kebutuhan air desa sangat penting.

Warga di lingkungan RT 1 dan RT 2 misalnya mengatakan, selama ini, mereka mesti berjalan jauh dari rumah untuk mendapatkan air bersih. Memang ada sumur disekitar rumah, namun kualitasnya kurang bagus karena memiliki kadar garam tinggi. Posisi desa kebetulan berada di pesisir pantai.

”Kami sebagai masyarakat di sini sangat menginginkan SPAM itu secepat mungkin dapat dioperasikan seperti SPAM yang lain,”kata salah seorang warga, Boli.(*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Selasa (6/6/2017)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help