Inspirasi

Alana, Hafiz Banjarnegara Bikin Penonton Menangis: Saya Ingin Jadi Dokter yang Hafal Alquran!

Alana, lahir prematur namun terus berprestasi sejak taman kanak-kanak. Hafiz Banjarnegara yang bikin penonton menangis ini hanya ingin jadi dokter

Alana, Hafiz Banjarnegara Bikin Penonton Menangis: Saya Ingin Jadi Dokter yang Hafal Alquran!
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Alana (8), hafiz cilik asal desa Merden, kecamatan Purwanegara, Banjarnegara bersama ibunya, Darsiah 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BANJARNEGARA-Alana, bocah difabel asal Banjarnegara yang membuat penonton acara televisi Hafiz Indonesia 2017, menangis, ternyata nyaris meninggal dunia saat dilahirkan.

Tengah malam, tujuh tahun silam, handphone di rumah Darsiah (47) tetiba berdering.

Seorang dokter dari rumah sakit ternama di Yogyakarta memberi kabar yang membuat dadanya sesak dan nyaris pingsan.

Bayi yang baru dilahirkannya sepekan, Alana dikabarkan tiada.

Alana lahir prematur saat kandungan ibunya masih berusia 6 bulan. Karena lahir belum cukup bulan, Alana harus dirawat dengan inkubator agar pengaturan suhunya stabil.

"Saya ditelepon tengah malam, dokter mengabarkan pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin, namun anak saya tak tertolong," katanya saat ditemui di rumahnya di Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, Senin (5/6).

Detak jantung Alana sempat terhenti. Dokter masih berusaha memompa dada putranya untuk pertolongan terakhir.

Rupanya takdir bicara lain. Keajaiban terjadi kemudian. Bayi prematur itu mendadak muntah cairan ketuban.

Jantungnya kembali memompa. Tangis Alana memecah hening. Seisi ruangan berubah riang.

"Alhamdulillah anak saya masih hidup. Alana dirawat dengan inkubator selama 40 hari," katanya.

Halaman
123
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved