BATAM TERKINI

Ajukan 400 Unit, Hanya 40 Mobil yang Terima Konverter Kit Gratis

‎Pemko Batam akan segera menjalankan program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG). Termasuk mobil dinas.

Ajukan 400 Unit, Hanya 40 Mobil yang Terima Konverter Kit Gratis
Pemasangan instalator bahan bakar gas (BBG) untuk taksi di SPBG Batam Centre, Selasa (13/12/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - ‎Pemko Batam akan segera menjalankan program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) disebut akan membantu untuk pengadaan konverter kit atau alat konversi yang akan dipasang di mobil dinas Pemko. Rencananya, hal itu akan direalisasikan di akhir Juni atau Juli 2017.

Hal tersebut diungkapkan Manager Operational PT Gagas Energi sebagai anak perusahaan PGN, Yani‎ Suhaib.

Dalam kurun waktu antara akhir Juni atau Juli jika tak ada kendala akan datang 40 unit konverter kit.

Ia mengatakan, PGN sendiri yang nantinya akan memasang konverter kit BBM itu di mobil dinas milik Pemko Batam.

Ia menyebutkan pengadaan alat itu sepenuhnya dibiayai Kementerian dan diberikan gratis.

Baca: HEBOH. Status Facebook Pakai Background Gambar. Begini Cara Membuatnya

Baca: Tak Berniat Naikkan Tarif Air, BP Batam Bakal Surati Dewan Kawasan. Apa Isinya?

Baca: Label Sekolah Unggulan Dihapus, PPDB Batasi Radius Maksimal Lima Kilometer

"Disediakan Kementerian ESDM. Alatnya memang belum datang, tapi mereka yang menyediakan untuk digunakan Pemko," katanya.

Untuk sementara, Pemko Batam memang hanya akan mendapatkan 40 unit konverter kit.

Namun demikian, untuk jumlah pasti yang akan didapat Pemko Batam keseluruhan, masih akan diverifikasi. Pemko Batam sendiri menyerahkan data 400 unit mobil dinas untuk mendapat konverter kit dalam rangka konversi bahan bakar gas.

"Mau tidak mau, itu harus disediakan alat. Diverifikasi karena 400 unit mobil yang diajukan itu, tahun lama dan tahun baru. Sekarang belum diseleksi. Sebab untuk mendapatkan alat tersebut kan ada beberapa syarat dan ketentuanya, satu contohnya umur kendaraan mulai tahun 2009," tuturnya.

Yani pun mengungkapkan sejauh ini, Sekda Batam sudah pernah mendatangi PGN untuk menindaklanjuti rencana penggunaan BBG terhadap mobil dinas tersebut.

"Kita tinggal menunggu surat pengantar dari Sekda. Setelah itu nanti alatnya akan diserahkan gratis dari pemerintah, tapi dengan syarat ketentuan berlaku yang tadi. Pemerintah juga harus berkomitmen untuk menggunaannya," kata Yani. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help