BREAKINGNEWS: Warga Negara Singapura Ditemukan Gantung Diri di Karimun, Ini Identitasnya!

Warga Negara Singapura Ditemukan Gantung Diri di Karimun, Ini Identitasnya!

BREAKINGNEWS: Warga Negara Singapura Ditemukan Gantung Diri di Karimun, Ini Identitasnya!
TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA
Jenazah Ng Chin Swee alias Toni (55) terbujur kaku di instalasi pemulasaraan jenazah RSUD Muhammad Sani Karimun, Kamis (8/6/2017). Diduga ia adalah pelaku gantung diri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Warga negara Singapura Ng Chin Swee alias Toni (55) ditemukan tewas di sebuah rumah di Gang Cinka, RT 02 RW 01, Nomor 76, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kamis (8/6/2017) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca: Terungkap! Inilah Jawaban di Balik Misteri Kebiasaan Presiden Soekarno Pakai Peci Miring!

Baca: Heboh! Wanita Ini Kelabui Suami Buka Prostitusi Online, Pelanggannya PNS. Ini Tarifnya!

Diduga WN Singapura itu tewas bunuh diri dengan cara gantung diri diantara gang ruang tamu dan dapur. Toni diduga gantung diri menggunakan tali nilon warna kuning sepanjang 8 meter.

"Iya benar, kejadiannya dini hari tadi, warga negara Singapura," kata Kapolsek Tanjungbalai Karimun, AKP Lulik Febryantara kepada Tribun Batam, Kamis.

Lulik mengatakan seorang saksi sudah dimintai keterangan yakni Rini Apriyani (32) yang merupakan pacar korban.

Berdasarkan keterangan Rini Apriyani pada Rabu (7/6/2017) sekira pukul 18.30 WIB ia dan korban pergi meninggalkan rumah untuk menginap di hotel Royal di jalan Nusantara.

Sekira pukul 21.00 WIB, korban pamit kepada saksi untuk pergi sembahyang di daerah Kapling. Kemudian sekira pukul 00.30 WIB, saksi keluar hotel untuk mencari korban di tempat biasanya korban sembahyang yaitu di daerah Kapling.

Namun Rini tidak menemukan korban lalu sekira pukul 02.00 WIB, saksi pulang ke rumah dan melihat sepeda motor korban sedang parkir di rumah.

Lalu kemudian saksi membuka pintu rumah dan mendapati korban dalam posisi tergantung di antara gang ruang tamu menuju dapur, mengetahui kejadian tersebut saksi langsung memberitahu tetangga sekitar dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Barang bukti yang diamankan dari TKP kursi kecil, minuman merk Carlsberg, bisa, rokok merk Marlboro, antong, tali nilon plastik warna kuning dengn panjang 8,40 meter, gigi palsu dan spesifikasi," terang Lulik.

Terkait hasil olah TKP oleh Inafis Polres Karimun, Lulik mengatakan posisi korban saat ditemukan pertama kali sudah di bawah diduga terjatuh karena tali jeratan putus.

"Sudah meninggal dunia saat ditemukan. Terdapat luka memar pada leher diduga luka bekas jeratan, lidah dalam keadaan terjulur, terdapat sperma pada kemaluan korban, ditemukan kotoran pada lubang dubur korban. Untuk hasil visum dokter menyusul," kata Lulik. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help