Kisruh Intervensi Proyek LPSE, Pengurus Gapensi Ancam Laporkan Oknum Jaksa Ke Polda

Kisruh Intervensi Proyek LPSE, Gapensi Laporkan Oknum Jaksa Ke Polda. Ini Penjelasannya!

Kisruh Intervensi Proyek LPSE, Pengurus Gapensi Ancam Laporkan Oknum Jaksa Ke Polda
tribunbatam/wahib waffa
Andi Cori menunjukan sebuah bukti keterlibatan Jaksa dengan sejumlah lembaran fotokopi ang berisi SMS di ponselnya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- ‎Andi Cori berencana melaporkan Kasintel kejari Tanjungpinang Andi Arif ke Polda Kepri Senin (12/6). Menurutnya laporan ini untuk terkait adanya dugaan pemufakatan pelelangan yang dianggapnya sebagai kolusi.

Baca: Terungkap! Inilah Jawaban di Balik Misteri Kebiasaan Presiden Soekarno Pakai Peci Miring!

Baca: Heboh! Wanita Ini Kelabui Suami Buka Prostitusi Online, Pelanggannya PNS. Ini Tarifnya!

Baca: Ketiga Pelaku Sama-sama Tanpa Benang, Polisi Gerebek Pesta Seks Threesome di Kos-kosan Mewah

"Saya telah susun acara pelaporan kami ke Polda Kepri. Ini saya melaporkan oknum Jaksa Kejari (Adi Arif) tentang permainan proyek. Tak hanya itu juga saya bikinkan tembusan hingga ke Mabes Polri serta laporan ke KPK tentang dugaan permainan proyek LPSE dan ULP," ujar Andi Cori dikonfirmasi Tribun Batam, Kamis (8/6).

Ia mengaku keputusan untuk melaporkan ke Polda telah berdasarkan pertimbangan secara kolektif‎ dari pihaknya selaku ketua Gapensi maupun anggota Gapensi yang terdiri dari 131 perusahaan kontraktor di Kepri.

"Kita juga telah rapatkan tentang masalah ini. Termasuk pertemuan 32 asosiasi kontraktor seluruh indonesia atau Gapeknas‎ untuk membahas masalah ini. Saya juga telah kordinasi dengan Gapeknas untuk mempersiapkan pengacara. Ada tujuh pengacara siap mendampingi proses hukum ini," tambahnya.

Ia mengaku masalah ini bukan berdiri atas keinginanya semata. Namun secara keseluruhan para pengusaha yang menggantungkan nasibnya di ‎bisnis kontruksi ini. Beberapa bukti adanya dugaan permainan ini pun telah ia pegang termasuk rekaman dan bukti percakapan keterkaitan Andi Arif.

Saat ditemui ia pun sempat menunjukan foto copy SMS bukti keikutsertaan oknum Jaksa Kejari Tanjungpinang Andi Arif. Dimintai tanggapan soal pelaporan Andi Arif yang dialamatkan kepadanya, ia mengaku tetap pada pendirianya untuk mengungkap kasus ini.

"Pihak Kejaksaan meminta saya untuk berdamai atau diselesaikan secara kekeluargaan. ‎Tapi saya tidak bisa karena ini menyangkut masa depan pembangunan di Kepri yang bersih dan dapat bersaing sehat dalam proses pelelangan," tuturnya.‎

Sementara itu, Wiwin Iskandar Kasipenkum Kejati Kepri menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Andi Cori, pihak dari Pokja I dan II LPSE Provinsi Kepri.‎ Ia menuturkan LPSE mengaku tidak ada intervensi dari pihak kejaksaan.

"Setelah mendapat keterangan dari pihak pokja 1 dan II ternyata tidak ada tuduhan Jaksa mengintervensi LPSE. Dua orang dari LPSE mengatakan tidak ada penekanan untuk meloloskan proyek atas permintaan Jaksa. Intinya itu pemeriksaanya," katanya. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Jumat (9/6/2017)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved