TribunBatam/

Jangan Remehkan Varises, Ini Efek Buruk Bagi Kesehatan

‎Adapun penyakit ini bisa dialami orang dengan beberapa faktor risiko. Di antaranya seperti obesitas, kehamilan, dan lainnya.

Jangan Remehkan Varises, Ini Efek Buruk Bagi Kesehatan
Shutterstock
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Varises bukan masalah kecantikan. Hal itu menjadi pesan penting yang disampaikan oleh dr Victor J Nababan, Sp‎BTKV saat membuka seminar di Gathering dan buka puasa Awal Bros bersama Media‎.

Victor menegaskan bahwa Varises merupakan sebuah penyakit yang juga bisa membahayakan pada fase akhirnya.

"‎Varises ini merupakan kelainan pembuluh darah balik. Di mana katupnya bocor, dan melebar ke pembuluh darah. Semakin lebar dan berkelok-kelok di sistem venanya, dan ada gangguan sirkulasi," ujar dia.

‎Adapun penyakit ini bisa dialami orang dengan beberapa faktor risiko. Di antaranya seperti obesitas, kehamilan, pekerjaan yang mengharuskan berdiri lama, hormonal, dan hubungan keluarga.

"Orang hamil juga bisa terkena Varises, karena ini berhubungan dengan hormonalnya. Tapi untuk orang hamil ini, penanganannya agak berbeda. Bisa saja setelah melahirkan varisesnya hilang. Tapi kalau berkelanjutan itu yang harus diobati," katanya.

Baca: MENGHARUKAN. Tak Pedulikan Nyawanya, Tentara Ini Minta Lokasinya Dibom Saat Terkepung Musuh

Baca: BREAKINGNEWS. Julia Perez Meninggal Dunia di RSCM

Baca: Pesan Tukang Pijat Cewek Cantik Lewat Online, Sosok yang Masuk Kamar Bikin Syok

Penyakit inipun cenderung menyerang orang dengan usia dewasa di atas 25 tahun. Namun pada beberapa kasus tertentu, Varises juga ditemukan pada anak-anak.

"Pernah ada kasus anak usia 8 tahun kena varises," ujarnya.

‎Victor mengatakan, ada tiga kategori penyembuhan pada penyakit ini. ‎Yakni secara medical atau konservatif, ablasi, atau melalui operasi. Untuk cara konservatif, bisa menggunakan medical stocking compression. Atau juga suntik varises,

"Jadi itu bukan stoking biasa ya, stokingnya memiliki daya tekanan. Pekerja yang kebanyakan berdiri bisa menggunakan itu untuk mencegah varises juga," tuturnya.

‎Atau yang kedua dengan metode ablasi, yaitu membuat pembuluh darahnya tidak berfungsi lagi.

"Pembuluh darahnya tetap di dalam, tapi dimatikan fungsinya. Lewat laser misalnya. Kalau metode operasi, pembuluh darahnya tersebut diambil dari dalam kaki. Dikeluarkan begitu, jadi harus dengan pembedahan," katanya. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Minggu 11 Juni 2017

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help