Pro Kontra Transportasi Online

Pengemudi Go Jek Merasa Nasibnya Digantung, Minta Pemko Cabut Larangan Bawa Penumpang

Meskipun melanggar perjanjian bersama antara ojek online dengan ojek pangkalan, Masjali mengatakan bahwa hal itu terpaksa dilakukan.

Pengemudi Go Jek Merasa Nasibnya Digantung, Minta Pemko Cabut Larangan Bawa Penumpang
TRIBUN BATAM/ANNE MARIA
Sejumlah ojek pangkalan mendadak emosi saat melihat driver gojek pakai atribut lengkap mengambil penumpang, Sabtu (10/6/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Bentrokan yang nyaris terjadi di lapangan antara pengemudi Go Jek dengan ojek dibenarkan oleh koordinator Go Jek, Masjali.

Meskipun melanggar perjanjian bersama antara ojek online dengan ojek pangkalan, Masjali mengatakan bahwa hal itu terpaksa dilakukan.

Pasalnya, sampai saat ini, mereka merasa nasibnya digantung oleh Pemerintah Kota.

Mereka tidak tahu kapan para pengemudi ojek online itu diperbolehkan kembali membawa penumpang.

Sementara di lain sisi, mereka juga terdesak oleh kebutuhan ekonomi.

Baca: Ketahuan Ambil Penumpang, Begini Nasib Seorang Driver Gojek di Batam Centre

Baca: Nyaris Tawuran, Ini Empat Kesepakatan Ojek Online dan Ojek Pangkalan

Mereka pun berharap pemerintah kota dapat segera mencabut larangan itu.

"‎Kalau pakai atribut kan tidak ada larangan. Memang iya, kawan kami itu ambil penumpang di sana (Pelabuhan Batam Centre). Habis bagaimana lagi, mau dilarang sampai kapan, kawan-kawan juga kan butuh makan," kata Masjali.

"Kami pengendara Go Jek nih terus dilarang begitu, seolah-olah kayak maling. Kami nggak tahu sampai kapan begini," kata Masjali lagi.

‎Para pengemudi Go Jek berharap pemerintah dapat segera menuntaskan masalah ini.

Atas peristiwa yang terjadi di depan pelabuhan Batam Centre, Masjali mengatakan bahwa kehadiran ratusan pengemudi Go Jek hanya bersifat spontanitas untuk membantu rekan mereka yang sempat dirampas atributnya.

"Dirampas atributnya, dan mereka menantang kami semua. Kami nggak takut, beginilah, begitulah. Makanya kawan-kawan go jek sempat terpancing juga buat datang ke sana. Kami hanya melindungi kawan kami. Untung tadi dari kepolisian Batam Kota turun juga, dan kita sudah selesaikan masalahnya," katanya.‎

Penulis: Anne Maria
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved