BREAKINGNEWS: Rumah Tetangga Bupati Rafiq Kebakaran, Perhiasan Emas Tina Meleleh

Rumah Tetangga Bupati Rafiq Kebakaran, Perhiasan Emas Tina Meleleh. Ini dugaan sementara penyebabnya!

BREAKINGNEWS: Rumah Tetangga Bupati Rafiq Kebakaran, Perhiasan Emas Tina Meleleh
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Kebakaran menimpa sebuah kios di pasar Telaga Mas, Kolong Atas, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun atau tak jauh dari rumah pribadi Bupati Karimun Aunur Rafiq, Sabtu (10/6/2017) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca: Terungkap! Inilah 3 Keinginan Terakhir Julia Perez Sebelum Meninggal Dunia

Baca: Ngeri! Dipicu Dendam Asmara, Remaja Ini Tewas Setelah Duel Pakai Celurit!

Kios tersebut disewa Urip Agustina (35), seorang ibu rumah tangga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun Urip Agustina diperkirakan mengalami kerugian senilai jutaan rupiah.

Selain kios, perhiasan emas Urip Agustina juga turut dilumat api. Perhiasan emas itu antara lain kalung emas senilai Rp 3,7 juta, dua cincin emas Rp 1,25 juta, satu cincin emas Rp 200 ribu, dua anting-anting Rp 350 ribu, uang tunai Rp 2 juta dan peralatan rumah tangga senilai Rp 2 juta.

"Total kerugian materi sekitar Rp 7,7 juta," kata Kapolsek Tanjungbalai Karimun, AKP Lulik Febryantara kepada Tribun Batam, Minggu (11/6/2017).

Lulik memperkirakan asal api dari konsleting arus listrik, pasalnya kondisi listrik korban mencangkok listrik dari rumah tetangganya.

"Kami mengimbau warga untuk hati-hati dengan bahaya kebakaran. Pastikan peralatan rumah yang menggunakan tenaga listrik sudah mati atau dalam kondisi aman, usahakan jangan terlalu banyak colokan listrik, bisa mengundang konsleting," imbau Lulik.

Korban tinggal berdua sama anak perempuannya. Sekira pukul 17.00 WIB, keduanya meninggalkan rumah untuk pergi ke pasar membeli belanja dapur.

Sepulangnya dari pasar sekira pukul 17.30 WIB, korban diberitahu oleh tetangganya bahwa rumah korban mengeluarkan asap. Mendapati berita tersebut korban langsung membuka pintu kios tersebut dan melihat api sudah membesar dan membakar kios korban.

Kemudian korban bersama masyarakat berusaha memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 17.50 WIB. Api diduga berasal dari konsleting arus listrik yang dicangkok dari meteran listrik tetangga korban. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved