ANAMBAS TERKINI

Lagi, Sejumlah Pegawai Anambas Dipanggil Bareskrim Polri Terkait Investasi KJJ. Ada Apa?

Pemanggilan pegawai Pemkab Anambas ini merupakan tindaklanjut dari laporan Mohammad Abdul Rahman ke Mabes Polri, awal bulan April 2017.

Lagi, Sejumlah Pegawai Anambas Dipanggil Bareskrim Polri Terkait Investasi KJJ. Ada Apa?
Tribun Batam/ Septyan Mulia Rohman
Aksi Penolakan kehadiran PT KJJ di Anambas 

"Iya, kalau itu belum bisa saya konfirmasikan. Saya harus koordinasi dulu ke manajemen. Nanti pasti kita akan koordinasi lagi, ya," ujarnya saat dihubungi Tribun.

Seperti diketahui investasi perkemunan karet PT Kartika Jemaja Jaya menuai pro dan kontra yang cukup panjang.

Sebagian warga menolak investasi tersebut karena dilakukan di areal hutan, sementara ada juga yang mendukung.

Terakhir, perusahaan ini mengirimkan surat terkait kegiatan operasional investasi di Jemaja Timur.

Dalam surat bernomor 038/KJJ/TPI/VI/2017 yang ditandatangani oleh Direktur PT. KJJ, Tan Lam Eng, rencana memulai kegiatan investasi tersebut didasari adanya kelengkapan administrasi perusahaan, termasuk keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang nomor 8/G/LH/2017/PTUN TPI per tanggal 15 Mei 2017.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Bagian Hukum Setdakab Anambas, Sudarto ketika dikonfirmasi, hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan perihal pemanggilan sejumlah pegawai Pemkab Anambas itu.

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help