TribunBatam/

Sebaiknya Anda Tahu

Mengejutkan! Inilah Tanda-tanda Makanan Anda Mengandung Formalin dan Boraks!

Mengejutkan! Inilah Tanda-tanda Makanan Anda Mengandung Formalin dan Boraks! Waspadalah.....Waspadalah!

Mengejutkan! Inilah Tanda-tanda Makanan Anda Mengandung Formalin dan Boraks!
Tribunnews Batam/M Ikhsan
Ilustrasi. Jenazah di ruang jenazah RSUD Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (15/4). Jasad ini membusuk di ruang jenazah ini karena tidak diberi formalin atau dimasukkan ke ruang pendingin 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Maraknya temuan bahan makanan yang positif mengandung formalin dan boraks di Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (7/6/2017) membuat masyarakat resah.

Pasalnya, dari sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Purbalingga, petugas mendapati banyak sekali bahan makanan berbahaya beredar bebas di masyarakat.

Baca: Menyayat Hati! Tangisan Bayi Ririn Ekawati Ketika Didekatkan dengan Jenazah Sang Ayah

Baca: Mengejutkan! Maia Beberkan Permintaan Jupe Jelang Meninggal, Ini Permintaannya!

Baca: Waspadalah! Bertukar Pakaian Dalam dan Kebiasaaan di Toilet Ini Bisa Tertular Virus Kanker Serviks!

Salah satu tim penguji Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Purbalingga, Samsul Arifin mengatakan, makanan yang mengandung formalin, boraks, dan zat pewarna tekstil tidak layak dikonsumsi karena akan berpengaruh pada kesehatan masyarakat.

“Konsumsi zat berbahaya tersebut jika diteruskan dalam jangka panjang akan mengakibatkan kerusakan pada ginjal. Sebab, ginjal yang berfungsi sebagai penyaring zat berbahaya akan bekerja ekstra dan berakibat pada ginjal lemah dan lebih parah lagi gagal ginjal,” jelasnya.

Dengan maraknya makanan mengandung formalin, boraks, dab pewarna tekstil membuat kita pun harus cerdas dalam memilih, mampu mengenali makanan dengan dua zat berbahaya itu.

Secara klinis, sampel makanan yang mengandung zat pewarna tekstil seperti zat rodamin B untuk warna merah dan mettanil yellow untuk warna kuning akan memperlihatkan reaksi tertentu.

Caranya dengan menambahkan air ke dalam sampel kemudian di kocok, setelah itu diberi zat pengurai, kemudian didiamkan sesaat. Jika positif, akan terbentuk warna ungu melingkar seperti cincin di tabung.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help