BATAM TERKINI

ALAMAK, Napi Kasus Cabul Kabur dari Lapas Kelas IIA Barelang. Begini Caranya Bisa Lolos

Epi, diketahui tidak berada di Lapas sekitar pukul 16.30 WIB, saat petugas melakukan pengecekan tahanan sebelum masuk ke dalam kamar sel tahanan.

ALAMAK, Napi Kasus Cabul Kabur dari Lapas Kelas IIA Barelang. Begini Caranya Bisa Lolos
ISTIMEWA
Epi B Guan Seng, tahanan kasus pencabulan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Satu orang Narapidana (Napi) dari Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas IIA Barelang Batam, atas nama Epi B Guan Seng, kasus pencabulan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara, melarikan diri saat petugas penjagaan Lapas lengah.

Informasi yang dikembangkan Tribun di lapangan Selasa (13/6/2017) Epi melarikan diri dengan cara memanjat tembok menggunakan selang yang biasa digunakan menyiram tanaman yang ada di dalam Lapas.

Epi, diketahui tidak berada di Lapas sekitar pukul 16.30 WIB, saat petugas melakukan pengecekan tahanan sebelum masuk ke dalam kamar sel tahanan.

Baca: MENGEJUTKAN. Pelaku Curanmor Ini Ngaku Jual Motor ke Pulau Naik Roro. Bagaimana Cara Lolosnya?

Baca: Soal Kabar Visa Tanpa Kadaluwarsa Rizieq, Begini Jawaban Ditjen Imigrasi

Baca: Terekam CCTv, Inilah Wajah Perampok Penembak Mahasiswi di Tangerang

Kalapas kelas IIA Barelang Batam, Marlik Subiyanto mengungkapkan,  saat pergantian jaga, petugas yang siaga di tempat hanya satu orang.

"Moment pergantian itulah yang dimanfaatkan oleh tahanan kabur dengan menggunakan selang yang selama ini digunakan untuk menyiram tanaman,"katanya.

Marlik juga mengatakan mengenai tahanan yang kabur tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Brimob yang bersebelahan dengan Lapas kelas IIA Barelang.

Dia juga mengatakan kepolisian sendiri sudah melakukan oleh TKP, dan memeriksa semua CCTv untuk mengetahui bagaimana cara napi melarikan diri.

"Kita juga mengimbau kepada masyarakat yang melihat agar memberitahukan kepada petugas kepolisian terdekat,"kata Marlik. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Rabu 14 Juni 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help