BATAM TERKINI

Indonesia Diserang Paham Radikalisme, Ini Pesan Gubernur saat Buka Rakernas PGIW

Nurdin mengatakan, pemerintah di setiap daerah memang harus bisa mengayomi semua pihak. Tidak ada yang boleh diminoritaskan, ataupun dimayoritaskan.

Indonesia Diserang Paham Radikalisme, Ini Pesan Gubernur saat Buka Rakernas PGIW
TRIBUNBATAM/ANNE MARIA
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun memukul gong sebagai tanda pembukaan Rakernas PGIW tahun 2017, Selasa (13/7/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - ‎Gubernur Kepri, Nurdin Basirun berpesan agar gereja membina umat untuk mewujudkan perdamaian di Indonesia.

Hal itu melihat kondisi terkini Indonesia yang diserang oleh paham-paham radikalisme. Ia pun menegaskan bahwa dasar negara Indonesia, adalah pancasila.

Indonesia memang kaya perbedaan, dan perbedaan itu menurut Nurdin harus dapat disyukuri dan dipelihara dengan baik.

"‎Satu di antaranya memelihara perbedaan itu, seperti saat ini. Dalam kehidupan sosial, manusia yang memiliki perbedaan-perbedaan itu harus bisa saling menghormati, toleransi. Pemerintah, apapun kegiatan keagamaan yang dilakukan pasti akan mendukung sekali. Termasuk yang dilakukan gereja-gereja ini, supaya masing-masing kita bisa membina umat kita untuk menjalankan kebaikan," tutur Nurdin saat membuka Rakernas PGIW di Harmoni One, Senin (12/6/2017) sore.

Menurutnya, pemerintah di setiap daerah memang harus bisa mengayomi semua pihak. Tidak ada yang boleh diminoritaskan, ataupun dimayoritaskan.

Baca: MENGEJUTKAN. Sita Uang dan Aset Rp 39 Miliar, BNN Ungkap Kamar Mewah Tersangka di LP Cipinang

Baca: Susuri Gang Sempit di Penjaringan, Ini yang Dilakukan Presiden Jokowi

Baca: Diperiksa Selama 11 Jam, Ini Bantahan Firza Husein Soal Foto Wanita Tanpa Busana

Ia pun berharap lewat rakernas tersebut, muncul pemikiran-pemikiran yang dapat berkontribusi untuk Indonesia.

"Indonesia saat ini sedang sakit, ini masalah buat kita semua. Tanggungjawab kita. Dasar negara Indonesia adalah pancasila. Jadi kalau ada yang mau mengubah-ubah pancasila harus kita lawan bersama," tutur Nurdin.

Mengangkat tema Tuhan mengangkat kita dari Samudra Raya yang diambil dari Mazmur 71 : 20 B, Rakernas PGIW diikuti oleh 58 peserta utusan dari 28 provinsi dan PGI pusat.

Ketua PGIW Kepri, ‎Pdt Hamonang Harahap mengatakan gereja bersama anak bangsa harus bersama-sama menangkal radikalisme, kemiskinan, dan ketidakadilan.

"‎Radikalisme itulah jadi momok yang sedang terjadi ditengah-tengah kehidupan kita saat ini. Tapi masih ada harapan di dalam Tuhan Allah kita, yang siap mengangkat kita dari kondisi saat ini. Serta mengembalikannya ke kondisi yang lebih baik," ucap Pdt Hamonangan Harahap. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help