Lembaga Ini Kritisi OPD Pemkab Anambas, Jangan Berkutat Ekonomi Darat!

Lembaga ini krtisi OPD Pemkab Anambas. Kebijakan pembangunannya jangan terpaku perekonomian darat, tapi ekonomi ini

Lembaga Ini Kritisi OPD Pemkab Anambas, Jangan Berkutat Ekonomi Darat!
Tribunnews Batam/Septyan Mulia Rohman
Suasana pelabuhan Anambas, Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Destructive Fishing Watch (DFW) mendesak Pemerintah Daerah untuk bisa mengembangkan ekonomi maritim di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Baca: ‎BREAKINGNEWS: Suami Selingkuh, Wanita di Tanjungpinang Ini Nekat Bakar Diri. Begini Kondisinya!

Baca: Ngeri! Pria Ini Tega Bunuh Calon Istrinya Saat Akan Prawedding? Ditangkap Lagi Sama Cewek Lain!

Abdi Suhufan‎, Koordinator Nasional DFW-Indonesia‎ mengatakan, ekonomi maritim yang dimaksud yakni pada sejumlah sektor yang diketahui menjadi unggulan di Anambas, mulai dari perikanan, wisata bahari, transportasi antar pulau, industri migas dan pelayanan pelabuhan.

‎"Kabupaten Kepulauan Anambas harus bisa fokus mengembangkan ekonomi maritim sebagai prioritas pembangunan daerah," ujarnya Selasa (13/6/2017).

Melalui pesan What's up Massanger yang diterima Tribun, sejauh ini Pemerintah Daerah Anambas dinilai belum mampu‎ merumuskan agenda pembangunan yang berbasis ekonomi maritim. Pemerintah Daerah, diakuinya masih berkutat pada permasalahan di darat dimana luas daratan hanya mencapai dua persen dari keseluruhan luas wilayah Anambas.

"Pemda secepatnya harus merubah paradigma pembangunan secara konkrit dalam kebijakan program dan anggaran, tidak sebatas pidato pejabat," ungkapnya. Tidak hanya itu, peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada, diakuinya harus mampu bersinergi serta memberikan dukungan pada pembangunan maritim di Anambas.

Hal ini mutlak diperlukan dengan harapan tumuhnya angka PDRB, serta terciptanya sektor lapangan kerja baru. "Orientasinya saya kira harus ke sana. Sebagai daerah kepulauan, sangat ironis kalo OPD dan anggaran untuk bidang kelautan dan perikanan sangat terkecil teralokasi. Sehingga upaya menggenjot produksi perikanan mustahil dilakukan" kata Abdi.

‎Pihaknya pun juga memberikan sorotan akan rendahnya realisasi belanja APBD sampai dengan bulan Juni ini. Hal ini pun, diakuinya cukup berdampak pada lesunya perekonomian Anambas dalam smester I ini. Bupati sebagai Kepala Daerah diakuinya perlu mendorong Kepala OPD untuk segera membelanjakan anggaran yang ada, agar serapan anggaran dapat optimal.

"Pemerintah Anambas mesti menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan melakukan langkah mitigasi agar ekonomi Anambas bisa tumbuh. Kepercayaan masyarakat Anambas pada pemerintah saat ini jangan disia-siakan dan harus dijawab dengan karya nyata pembangunan," bebernya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved