Semenanjung Korea Memanas

Korea Utara Lepas Mahasiswa AS yang Dihukum 15 Tahun Kerja Paksa

Heather Nauert, Selasa (13/6/2017), membenarkan kabar yang diterima dari Senator Rob Portman soal pembebasan sang mahasiswa

Korea Utara Lepas Mahasiswa AS yang Dihukum 15 Tahun Kerja Paksa
KOMPAS.com
Otto Warmbier (21), mahasiswa AS yang ditangkap di Korea Utara karena hendak mencuri slogan politik di sebuah hotel di Pyongyang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Pemerintah Korea Utara dikabarkan sudah membebaskan Otto Warmbier, mahasiswa asal Amerika Serikat yang dijatuhi hukuman kerja paksa selama 15 tahun.

Juru bicara Kemenlu AS Heather Nauert, Selasa (13/6/2017), membenarkan kabar yang diterima dari Senator Rob Portman soal pembebasan sang mahasiswa.

Bahkan, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson mengatakan, Warmbier sudah dalam penerbangan menuju ke Amerika Serikat.

"Atas petunjuk Presiden, kementerian luar negeri telah memastikan pembebasan Otto Warmbier dari Korea Utara. Dia kini dalam perjalanan pulang untuk berkumpul kembali dengan keluarganya," ujar Tillerson.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tengah memeriksa sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-12.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tengah memeriksa sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-12. (KCNA/Reuters/Independent)

Baca: GAWAT! Korea Utara Sedang Siapkan Nuklir yang Bisa Hantam Wilayah Amerika Serikat

Baca: Korea Utara Tembakkan Rudal Berjarak 200 KM. Korsel dan Jepang Siaga Tinggi

Pernyataan kemenlu ini tidak menjelaskan apakah pembebasan Warmbier ada kaitannya dengan kunjungan Dennis Rodman ke negeri itu.

Kemenlu AS hanya mengatakan, pihaknya kini tengah mendiskusikan pembebasan warga lain Amerika yang masih dipenjarakan di Korea Utara.

Pada Maret 2016, pengadilan Korea Utara menjatuhkan hukuman penjara 15 tahun kerja paksa untuk mahasiswa Universitas Virginia itu.

Warbier ditangkap dan dijatuhi hukuman berat setelah mengaku dia mencoba mencuri sebuah spanduk propaganda pemerintah Korea Utara.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved