Selama Buron Usai Bunuh Wiwid, Asworo Pantau Informasi Lewat Facebook

Dari situ ia dapat memantau informasi mengenai pemberitaan dirinya dan pergerakan polisi yang memburunya

Selama Buron Usai Bunuh Wiwid, Asworo Pantau Informasi Lewat Facebook
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Erlintang Jaya (baju biru), saat memimpin penangkapan terhadap Asworo di Lampung, Senin (12/6) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Selama pelarian dan berpindah-pindah tempat persembunyian sampai akhirnya berakhir di Lampung, Asworo memantau kasusnya.

Pria berusia 32 tahun pemilik nama lengkap Martinus Asworo itu sempat membuat akun palsu Facebook.

Dari situ ia dapat memantau informasi mengenai pemberitaan dirinya dan pergerakan polisi yang memburunya.

Baca: Darah Dingin! Cara Asworo Menghabisi Wiwit saat akan Prewedding. Ini Kronologisnya!

Baca: Misteri Kematian Wiwid Bikin Kapolda Turun Gunung, Tim Pemburu Dilarang Pulang!

Hampir sebulan lebih Asworo melarikan diri dan bersumbunyi setelah tega membunuh calon istrinya Chatarina Wiedyawati alias Wiwid pada 7 Mei 2016.

Ia membuang jasad Wiwid di semak-semak di Sukarami, Palembang.

Bermodalkan uang habis menjual motor miliknya, Asworo sempat pergi ke warnet untuk membuat email baru dan membuat akun baru Facebook bernama Indra Setiawan.

Baca: Ngeri! Pria Ini Tega Bunuh Calon Istrinya Saat Akan Prawedding? Ditangkap Lagi Sama Cewek Lain!

Tujuannya ia ingin memantau komentar-komentar yang dilayangkan warganet di akun Facebook aslinya, Azz Martinus dan akun kekasihnya Chatarina Wiedyawati.

Disebut pula Asworo sempat mengganti foto beranda di akun Facebook aslinya.

"Banyak pak beritanya, tinggal ketik nama saya saja," ucap Asworo enteng saat dihadapkan dalam ekspose perkara di Polda Sumsel, Palembang, Rabu (14/6/2017).(*)

Editor: nandrson
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved