TribunBatam/

Sudah Enam Instansi Transaksi Non Tunai di Pemko Batam. Instansi Lainnya Bagaimana?

Seluruh OPD di Pemko Batam sudah diinstruksikan. Berangsur-angsurlah. Jadi, baik uang masuk maupun uang keluar akan menggunakan sistem non tunai

Sudah Enam Instansi Transaksi Non Tunai di Pemko Batam. Instansi Lainnya Bagaimana?
net
Transaksi Online. Ilustrasi 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Terhitung 1 Juni 2017, Pemerintah Kota Batam menerapkan sistem transaksi non tunai, baik untuk penggunaan uang masuk maupun uang keluar.

Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, saat ini sudah ada enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menerapkan sistem non tunai tersebut.

Yakni, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan, RSUD Embung Fatimah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, dan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kota Batam.

Setelah lima OPD menerapkan sistem non tunai dalam penggunaan keuangan nya, menyusul OPD-OPD lainnya pada 1 September mendatang, termasuk di DPRD Kota Batam.

Sehingga pada 1 Januari 2018, seluruh OPD di Pemko Batam sudah menerapkan sistem tersebut.

"Seluruh OPD di Pemko Batam sudah diinstruksikan. Berangsur-angsurlah. Jadi, baik uang masuk maupun uang keluar akan menggunakan sistem non tunai," kata Rudi, Kamis (15/6/2017).

Ke depannya, kata Rudi, tak boleh lagi ada penggunaan uang tunai alias cash kepada siapapun.

Baik terhadap pegawai di lingkungan Pemko Batam maupun kepada pihak ketiga.

"Selama ini untuk lelang memang non tunai. Untuk hibah dan penerima bantuan, kita berlakukan juga dengan sistem ini," ujar dia.

Dengan sistem non tunai, Rudi juga berharap, sistem keuangan di Pemko Batam akan bertambah baik.

Dalam penerapannya, Pemko Batam bekerjasama dengan Bank Riau Kepri.

"Kalau bank lain mau ikut, boleh. Yang penting ada kerjasama dengan kita," ujar dia.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help