TribunBatam/
Home »

Techno

» News

Sebaiknya Anda Tahu

Terbongkar! Like di Medsos Bisa Direkayasa. Ini Penampakan "Pabrik Like" Palsu Gerebekan Polisi!

Terbongkar! Like di Medsos Bisa Direkayasa. Ini Penampakan "Pabrik Like" Palsu Gerebekan Polisi!

Terbongkar! Like di Medsos Bisa Direkayasa. Ini Penampakan
SCMP
Penampakan kartu SIM sitaan dalam penggerebekan pabrik Like di Thailand 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM-Penggerebekan yang dilakukan kepolisian dan tentara Thailand beberapa waktu lalu mengungkap keberadaan sebuah "pabrik" pemberi like palsu. Lantas, seperti apa suasana tempat tersebut?

Baca: Mengejutkan! 6 Artis Korea Ini Mengaku Sering Kesepian, Termasuk Artis Kamu Ini!

Baca: Heboh! Ayu Ting Ting Masuk Kandidat 100 Wajah Tercantik di Dunia, Ini Reaksi Luna Maya!

Baca: Terungkap! Inilah Fakta-fakta Mengharukan Pria Meninggal Sujud di Masjid!

Baca: Curiga Istri Anda Selingkuh? Coba Cek Lewat Ukuran Jarinya. Hasilnya Mengejutkan!

Jangan bayangkan tempat itu dipenuhi dengan banyak orang. Nyatanya, "pabrik" like palsu itu hanya dioperasikan oleh tiga orang saja, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Sunday China Morning Post, Rabu (14/6/2017).

Ketiga orang tersebut bersama-sama mengoperasikan 474 unit iPhone, yang terdiri dari seri 5s, 5c, dan 4s. Ratusan unit iPhone itu ditaruh berderet di beberapa rak besi.

Berdasarkan foto yang beredar, tiap rak terdiri dari 15 unit iPhone. Masing-masing perangkat terhubung ke kabel charger.

Sedangkan kartu SIM yang digunakan untuk menjalankan akun bot tersebut total sebanyak 347.200 unit. Semuanya merupakan kartu SIM yang dikeluarkan oleh operator telekomunikasi lokal Thailand.

Selain iPhone dan kartu SIM, ditemukan juga 10 unit komputer dan berbagai aksesori perangkat genggam lain.

Ketiga pria pengelola "pabrik" like tersebut masing-masing bernama Wang Dong, Niu Bang, dan Ni Wenjin. Ketiganya berasal dari China. Mereka dibayar oleh sebuah perusahaan asal China untuk menjalankan akun bot di media sosial WeChat.

Masing-masing akun bot digunakan untuk memberi engagement positif dan like pada berbagai produk yang dijual secara online di Negeri Tirai Bambu itu. (SCMP)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Begini Suasana "Pabrik Like" Palsu yang Digerebek Polisi

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help