Agar Sembako Tak Susah dan Mahal, dan Pemko Batam Targetkan Setiap RW Punya Ini

Bulog kan punya kegiatan untuk mendistribusikan barang-barang pokok melalui masyarakat. Masyarakat bisa mengajukan diri buat RPK

Agar Sembako Tak Susah dan Mahal, dan Pemko Batam Targetkan Setiap RW Punya Ini
TRIBUN BATAM/ALFANDI SIMAMORA
Warga sekitar Tiban menyerbu pasar murah yang diadakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam di depan Taman Gajah Mada, Jumat (26/5/2017). 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNNEWS.COM, BATAM- Pemerintah Kota Batam menargetkan setiap satu rukun warga (RW) memiliki satu Rumah Pangan Kita (RPK).

Saat ini, dari sekitar 700 RW, baru terealisasi 300 RPK.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Zarefriadi, usai menghadiri rapat sosialisasi pemanfaatan RPK di Gedung Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kepri di Batam Center, Jumat (16/6/2017).

"RPK kita baru sekitar 300. Sementara RW di Batam ada lebih kurang 700," kata Zarefriadi kepada wartawan di Gedung Wali Kota Batam.

Dalam rapat itu, lanjut dia, Badan Urusan Logistik (Bulog) memang punya target untuk mengembangkan lebih banyak lagi agen RPK di Batam.

Makanya, Zarefriadi mengimbau, bagi masyarakat yang tertarik menjadi agen RPK, bisa mengajukan diri ke Bulog Batam.

"Bulog kan punya kegiatan untuk mendistribusikan barang-barang pokok melalui masyarakat. Masyarakat bisa mengajukan diri buat RPK," ujar dia.

Dikatakan, saat ini program kerjasama antara Bulog dan masyarakat itu memang masih terbatas untuk jualan produk kebutuhan semisal gula dan beras Bulog.

"Kita harapkan kedepannya semua kebutuhan pokok bisa dijual lewat RPK. Jadi betul-betul bisa menyentuh ke lapisan masyarakat," kata Zarefriadi.

Zarefriadi menilai, pengembangan RPK ini termasuk upaya dari pemerintah khususnya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam untuk mengintervensi harga pasar.

Diharapkan, jika RPK bisa berjalan dengan baik di setiap RW, harga barang di pasaran dapat dikontrol kenaikannya.

"Tujuan pemerintah internvensi pasar ini kan supaya pedagang jangan menaikkan harga terlalu tinggi. Kalau pun mau cari keuntungan, nilainya yang wajar," ujar dia.

Di samping itu, keberadaan RPK juga bertujuan untuk memastikan tercukupinya daya beli masyarakat. Lantaran harga barang yang dijual lebih terjangkau.

"Untuk kualitasnya macam-macam. Sesuai seleralah. Seperti beras ada kualitas biasa, super," kata Zarefriadi.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved