Berlaku Minggu Ketiga Juli, Ternyata Ini Alasan Pemerintah Terapkan Full Day School

Akan ada 9.800 sekolah di seluruh Indonesia yang siap menggelar kegiatan belajar mengajar selama delapan jam sehari dan lima hari sepekan.

Berlaku Minggu Ketiga Juli, Ternyata Ini Alasan Pemerintah Terapkan Full Day School
TRIBUNNEWS.COM
Para santri dan pengajar Madrasah Diniyah di Pasuruan menggelar aksi menolak kebijakan lima hari sekolah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan mulai menerapkan sistem pembelajaran delapan jam sehari, lima haru seminggu mulai minggu ketiga Juli 2017.

Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad.

Keputusan pelaksanaan lima hari sekolah dalam sepekan itu berdasarkan pada arahan langsung Presiden Joko Widodo.

"Kalau tidak ada keputusan lain dari presiden maka kebijakan ini akan dimulai pekan ketiga Juli 2017," ujarnya.

Hamid mengatakan akan ada 9.800 sekolah di seluruh Indonesia yang siap menggelar kegiatan belajar mengajar selama delapan jam sehari dan lima hari sepekan.

Jumlah itu ditetapkan Kemendikbud melihat jumlah guru dan kesiapan sarana dan prasarana dari setiap sekolah yang ada.

"Sementara yang belum siap ada 215 ribuan sekolah. Tentu kesiapan dalam hal jumlah guru dan sarana prasarana akan kami lakukan bertahap pada sekolah yang belum siap. Dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 sudah tertuang tahapan-tahapannya dan tidak ada batas waktu," ujarnya.

Baca: Bertugas Sebarkan Paku, Segini Bayaran Seorang dari Kawanan Perampok Davidson

Baca: Gunakan Paku Khusus, Ternyata Begini Cara Perampok, Lumpuhkan Ban Mobil Korban

Baca: Minat Rumah DP Nol Rupiah? Wilayah Ini Disebut Sandi Paling Cocok Lokasinya

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help