TribunBatam/

Soal Sentilan Menteri Luhut Kalau Ikan Tak Beragama, Ini Jawaban Menteri Susi

Susi diminta segera menyusun langkah agar ikan-ikan yang ada di laut bisa ditangkap sehingga tidak kabur ke perairan negara lain.

Soal Sentilan Menteri Luhut Kalau Ikan Tak Beragama, Ini Jawaban Menteri Susi
KOMPAS.com/Suparman Sultan
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti bersama asisten pribadinya, Fika Fawzi (belakang), di sela kunjungan ke Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21-22 Maret 2017 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mempertanyakan kebijakan pemberantasan illegal fishing yang dibuat Kementerian di bawah kepemimpinan Menteri Susi Pudjiastuti.

Dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR dua hari lalu, Luhut meminta Susi segera menyusun langkah agar ikan-ikan yang ada di laut bisa ditangkap sehingga tidak kabur ke perairan negara lain atau mati dimakan predator.

Sebab, tutur dia, ikan tidak memiliki agama dan kebangsaan.

Menganggapi hal itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tak terlalu banyak berkomentar. "Saya tidak mengerti kenapa beliau bicara seperti itu," ujar Susi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Menteri nyentrik itu bingung dengan kritik yang disampaikan Luhut terkait rencana kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan dikaitkan dengan ikan tidak beragama dan berkebangsaan.

Baca: Uang Ratusan Ribu Berserakan di Karpet Masjid Jadi Perbincangan Netizen

Baca: PNS Diberi Cuti Bersama Lima Hari, Ini Sanksi Jika Masih Bolos Kerja

Baca: Penting! Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

Meski begitu, dia mengingatkan keberadaan ikan di teritorial Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) suatu negara sudah diatur hukum internasional dan menjadi hak negara bersangkutan.

Begitu pula dengan pernyataan ikan akan mati.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help