Harga Sembako di Pasar Murah Lebih Mahal, Gintoyono Kesal, Tantang Warga Membuktikan

Siapa warganya datang ke sini. Jangan membuat berita-berita tidak benar. Barang yang kita jual langsung dari distributor, tidak mungkin lebih mahal

Harga Sembako di Pasar Murah Lebih Mahal, Gintoyono Kesal, Tantang Warga Membuktikan
Tribun Batam/Ian Sitanggang
Warga kecewa setelah melihat daftar harga sembako yang ditawarkan dalam Pasar Murah TPID Kota Batam di Pasar Fanindo Batuaji, Sabtu (17/6/2017). 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Gintoyono Batong, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam kaget ketika disebutkan bahwa harga-harga barang yang dijual di Pasar Murah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) lebih mahal dibanding di pasaran.

"Barang-barang yang kita jual langsung dari distributornya. Mulai dari beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan sayur-mayur juga langsung dari petani. Jadi tidak mungkin harganya lebih mahal dari pasar," kata Gintoyono yang menjadi penanggung jawab operasi pasar murah ini.

Gintoyono mengatakan, sebelum melakukan operasi pasar sudah dirapatkan terlebih dahulu dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta pihak-pihak terkait lainnya.

"Sebelum kita lakukan operasi pasar, kita sudah rapat dulu. Jadi, harga yang kita tawarkan tidak mungkin lebih mahal dibanding pasar," katanya dengan wajah sedikit jengkel.

Baca: Warga Batuaji Kecewa, Langsung Tinggalkan Pasar Murah TPID Setelah Mengetahui Hal Ini

Baca: Harga Lebih Murah, Warga Serbu Pasar Murah di Tiban Indah

Baca: Hanya 8 Hari, Jangan Sampai Ketinggalan Pasar Murah TPID. Catat Jadwalnya

Bahkan Gintoyono menantang warga yang mengatakan harga pasar murah lebih mahal datang menghadap kepadanya,.

"Siapa warganya datang ke sini. Jangan membuat berita-berita tidak benar. Barang yang kita jual langsung dari distributor, tidak mungkin harganya lebih mahal," kata Gintoyono.

Dia mengatakan, pasar murah itu tujuannya untuk membantu masyarakat, bukan untuk mencekik masyarakat

."Ini baru yang pertama kita lakukan, tahun-tahun sebelumnya tidak pernah karena selama ini, menjelang Lebaran, harga selalu naik," katanya.

Dia juga meminta masyarakat agar mengecek sendiri harga ke toko-toko yang ada di Pasar Fanindo.

"Kalau tidak percaya cek harga di toko dengan harga yang kita jual," kata Gintoyono.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help