NGERI, Hampir Separuh PSK Terjaring Razia Dinsos Ini Mengidap HIV/AID dan Penyakit Kelamin

Untuk penanganan penyakit kelamin, diberikan pengobatan 10 hari sekali serta obat tetes sampai sembuh sekitar 1-3 bulan.

NGERI, Hampir Separuh PSK Terjaring Razia Dinsos Ini Mengidap HIV/AID dan Penyakit Kelamin
KOMPAS.COM
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengerikan, fakta ini sungguh mengejutkan. Sebanyak 46 dari 100 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring petugas Dinas Sosial DKI Jakarta dan diberi pembinaan di Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia ternyata terjangkit HIV/AIDS dan penyakit kelamin.

Kepala PSBKWHM Etty Supriatin menuturkan terdapat 26 warga binaan yang terkena penyakit sifilis atau raja singa, 14 terkena penyakit jengger ayam atau condiloma accuminata dan enam orang terjangkit HIV/AIDS.

"Mereka baru tahu mempunyai penyakit itu saat dilakukan pemeriksaan di sini," ujar Etty, Jumat (16/6/2017).

Untuk penanganan penyakit kelamin, diberikan pengobatan 10 hari sekali serta obat tetes sampai sembuh sekitar 1-3 bulan.

Baca: Berhasil Pikat Investor, 11 Kawasan KEK Berhasil Raih Investasi Rp 143.65 Triliun

Baca: Soal Kasus Ancaman Lewat SMS, Hary Tanoe Tersangka? Ini Kata Jaksa Agung

Baca: Menteri Susi: Jangan Ada Lobi Kapal Eks Asing Boleh Beroperasi Lagi

Sementara untuk orang dengan HIV/AIDS (ODHA) diberikan obat antiretroviral (ARV) setiap sebulan sekali dan pemeriksaan dokter rutin.

"Kami merahasiakan penyakit yang diderita, misalnya HIV ini kan tidak mudah menular, tetapi mungkin dijauhi karena takut jadi kami rahasiakan," kata Etty.

Ia mengatakan, warga binaan sosial yang ada di panti itu berusia 18-51 tahun. Mereka tidak hanya dari kawasan Ibu Kota, tetapi juga dari daerah lain di antaranya Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Lampung.

Sebagian besar dari mereka masuk di dunia malam karena alasan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan serta dipengaruhi pergaulan. 

Selama enam bulan, warga binaan sosial diberikan pelatihan salon, tata boga, jahit dan kreasi tangan serta pendalaman hukum dan agama.

Dengan pelatihan, diharapkan setelah keluar dari panti, perempuan-perempuan itu akan berganti pekerjaan. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kontan dengan judul: Banyak PSK DKI terjangkit penyakit kelamin dan HIV

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved