Anambas Dapat Opini WDP, DPRD Bentuk Panja. Lalu Datangi Kantor BPK Kepri di Batam

Pembentukan panja dilakukan untuk menindaklanjuti sekaligus membahas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan terhadap opini Wajar Dengan Pengecualian

Anambas Dapat Opini WDP, DPRD Bentuk Panja. Lalu Datangi Kantor BPK Kepri di Batam

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaupaten Kepulauan Anambas membentuk panitia kerja (panja).

Pembentukan panja dilakukan untuk menindaklanjuti sekaligus membahas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan terhadap opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang diperoleh Anambas.

"DPRD membentuk panja untuk mengetahui secara jelas predikat WDP yang diterima Anambas oleh BPK.

Baca: Pemkab Bintan Ingin Sulap Desa Bintan Buyu Seperti Ini. Syaratnya Warga Harus Kompak

Baca: Di Usia 106 Nenek Mastanamma Malah Makin Dikenal Youtuber. Apa yang Ia Lakukan?

Baca: Arus Mudik di Pelabuhan Sekupang Meningkat. Hari Sabtu Kemarin 2.083 Orang Tinggalkan Batam

Panja sudah mengunjungi Kantor BPK Perwakilan Kepri di Batam," ujar Yulius anggota Panja Minggu (18/6/2017).

‎Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, dari hasil pertemuan antara Panja yang dipimpin Rocky Hasudungan Sinaga serta tujuh anggota lainnya mendapati persoalan hibah aset antara Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi satu penyebab opini WDP diperoleh Anambas.

Tambahan penghasilan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), juga butuh kejelasan.

"Kami menilai, opini yang diperoleh dari BPK ini merupakan kerugian bagi Anambas. Karena, dengan opini ini, daerah tidak mendapat anggaran hingga Rp 20 miliar sebagai bentuk penghargaan," katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 19 Juni 2017

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved