TribunBatam/

Keluyuran Hingga Tengah Malam, Ditangkap Polisi Pelajar SMK Ini Ketakutan Dimarahi Ortunya

Keluyuran Hingga Tengah Malam, Ditangkap Polisi Pelajar SMK Ini Ketakutan Dimarahi Ortunya

Keluyuran Hingga Tengah Malam, Ditangkap Polisi Pelajar SMK Ini Ketakutan Dimarahi Ortunya
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
Ilustrasi. Suasana di warnet saat razia digelar Polres Karimun 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Dua remaja yang masih sekolah dari belasana remaja yang kedapatan nongkrong sampai pukul 01.00WIB, di warnet yang ada di daerah ruko RKT Batuaji, diamankan oleh Jajaran Polsek Batuaji, saat melakukan Cipta Kondisi, Minggu (18/6) sekitar pukul 01.00WIB.

Kegiatan Cipkon yang dilakukan secara Rutin oleh Jajaran polsek Batuaji, setiap akhir pekan untuk meminimalisir tindak pidana 3 C (Curanmor, Curas dan Curat). Cipkon yang dilakukan Minggu malan tersebut belasan remaja yang masih main warnet di sekitar ruko RKT berhamburan setelah melihat dua unit mobil patroli Polsek Batuaji Berhenti.

Sementara dua orang remaja wanit yang masih sekolah tidak bisa lolos dari kejaran polisi."Tadi malam kami nongkrong di warnet sama teman-teman, tak taunya polisi datang, teman-teman kami pada kabur, kami yang didalam sudah tidak bisa kabur karena polisi sudah didepan pintu,"kata Rs (16).

Dalam Cipkon tersebut RS (16) dan ST (16) diamankan polisi dan dibawa ke kantor polsek Batuaji, kedua remaja tersebut masih sekolah disalah satu SMK yang ada di Batuaji.

ST (16) yang saat ini masih duduk di kelas dua SMK mengatakan dirinya malam itu bersama kawannya sebanyak lima motor. Mereka sedang main warnet."Sebenarnya kami awalnya mau main ke Batam Centre, tapi kawan-kawan main warnet dulu,"kata St.

Saat polisi datang, dirinya sedang asyk main warnet, sementara teman-temannya yang lain sedang berada di luar."Tadi malam itu begitu polisi datang, kawan-kawan langsung hidupin motor dan lari, saya masih didalam,"katanya.

Dengan mata berkaca-kaca St mengatakan dirinya sangat takut ketahuan orangtuanya."Nanti kalau orangtua tahu pasti dimarahi,"katanya.

Sambil menghapus airmatanya St mengatakan dirinya ingin pulang, dan tidak mau lagi nongkrong sampai larut malam."Saya tak mau lagi nongkrong sampai jauh malam,"katanya.

Sementara di temat terpisah Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko melalui kanit Reskri polsek Batuaji, Iptu Rasmen Simamora membenarkan dalam kegiatan Cipkon pihaknya mengamankan dua orang anak remaja yang sedang nongkrong di warnet.

"Anaknya kita bawa ke kantor polisi, untuk diberikan pembinaan, dan dipanggil orangtuanya untuk menjemput,"katanya.

Dia juga mengatakan kedua anak tersebut sudah dipulangkan kepada orangtuanya setelah membuat surat perjanjian di polsek Batuaji.(*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help