TribunBatam/

Rudi Undang 800 Anak Yatim, Buka Puasa Bersama Walikota Batam

Walikota Batam gelar buka puasa bersama, santuni 800 anak yatim. Rudi berharap ekonomi Batam membaik tahun depan!

Rudi Undang 800 Anak Yatim, Buka Puasa Bersama Walikota Batam
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Ilustrasi. Wali Kota Batam HM Rudi menyerahkan paket sembako dari Cipta Land Grup. Sebanyak 550 paket sembako dibagikan di kawasan pulau Sambau Nongsa, Jumat (19/5/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Ribuan masyarakat memadati kediaman Wali Kota Batam, Rudi, bertempat di Perumahan Rosedale, Batam Center, Minggu (18/6). Mereka memenuhi undangan orang nomor satu di Pemko Batam itu untuk buka puasa bersama.

Baca: Ngeri! Kartel Peti Kemas Batam-Singapura. KPPU Kepri Nunggu Hasil Saksi Ahli!

Baca: Nyaris Ricuh, Penumpang Kapal Roro ke Dabo Telantar 6 Jam di Punggur. Ini Pemicunya!

Begitupun sang tuan rumah, menjamu tamunya dengan beragam hidangan ala berbuka. Tak hanya menyajikan makanan, pada kesempatan itu Rudi juga memberikan santunan kepada 800 orang anak yatim.

Antusias tergambar jelas dari ekspresi masyarakat yang datang. Tak sedikit dari mereka yang mendekati Rudi untuk sekadar dapat bersalaman tangan atau berfoto bersama.

"Serasilah, hari ini masyarakat datang mengunjungi pemimpinnya. Begitupun pemimpin menjamu masyarakatnya," kata Rudi.

Tak banyak yang diharapkan Rudi dengan kegiatan buka puasa bersama itu. Selain sebersit doa, agar kedepan perekonomian Batam bisa kembali normal dan terus bertumbuh.

"Dengan buka puasa ini perekonomian bisa kembali seperti biasa di angka tujuh atau delapan. Industri bisa beralih ke pariwisata," ujar dia.

Senada juga disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang didaulat memberi kata sambutan kepada tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Dia mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat yang memenuhi undangan buka puasa itu.

"Kedatangan saudara-saudara memberikan spirit sendiri bagi kami untuk menjalankan amanah sebagai pemimpin di Batam," kata Amsakar.

Dia juga menyinggung soal ekonomi Batam yang kini dalam posisi tidak menguntungkan.

"2017 ini tahun yang berat bagi para pelaku usaha. Imbasnya pada pertumbuhan ekonomi. Melemahnya investasi," ujar dia.

Karena hal itu pula, tak dipungkiri Amsakar, capaian APBD Kota Batam tak memenuhi ekspektasi. Malah defisit hingga Rp 241 miliar.

"Karena itu kami mohon dukungannya agar persoalan berat ini bisa diselesaikan. Mari kita bersatu. Mudah-mudahan tahun 2018 dan tahun-tahun berikutnya semakin membaik," kata Amsakar. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help