TribunBatam/

BATAM TERKINI

Harga Telur Naik, Begini Alasan Pedagang saat TPID Gelar Razia di TOS 3000 Jodoh

Harga telur ayam per papannya naik dari yang semula harganya Rp 30 ribu melonjak menjadi Rp 36 ribu per papan. Apa alasan pedagang?

Harga Telur Naik, Begini Alasan Pedagang saat TPID Gelar Razia di TOS 3000 Jodoh
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam menemukan indikasi permainan harga di kalangan pedagang jelang Lebaran, saat memantau harga pangan di Pasar Tos 3000 Jodoh, Senin (19/6/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam menemukan indikasi permainan harga di kalangan pedagang jelang Lebaran.

Indikasi tersebut terlihat saat TPID memantau harga pangan di Pasar Tos 3000 Jodoh. Yakni terhadap kenaikan harga telur ayam per papannya. Dari yang semula harganya Rp 30 ribu melonjak menjadi Rp 36 ribu per papan.

Sejumlah pedagang mengaku, kenaikan harga itu disebabkan lantaran kapal pengangkut telur karam, beberapa waktu lalu. Alhasil, berakibat pada kenaikan harga telur.

"Naiknya karena kapal karam kemarin. Kami beli, taunya harganya sudah mahal," kata seorang pedagang, menjawab alasan meningginya harga jual telur ayam per papannya, Senin (19/6/2017).

Baca: Asyik Mancing di Danau Monggak, Jaksen Tewas Setelah Sampannya Tenggelam

Baca: Rutan Ajukan 114 Napi Dapat Remisi Khusus Lebaran

Baca: Perhatikan Lima Hal Ini Sebelum Rental Mobil Jelang Lebaran

Terhadap hal ini, Ketua Pengarah TPID Kota Batam, Gusti Raizal Eka Putra mengimbau, para pedagang agar tidak menaikkan harga semaunya.

"Harga telur agak naik. Isu yang berkembang karena kapal karam. Padahal kapal karam itu tak bawa telur. Tapi sayur-sayuran," kata Gusti yang juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri itu.

Gusti mewanti-wanti pedagang. Jikapun ingin mencari keuntungan, agar menaikkan harga yang wajar. Dia juga meminta pedagang agar ikut berpartisipasi membantu pemerintah dalam menurunkan harga. (*)


*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Selasa, 20 Juni 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help