Harus Berutang Untuk Kebutuhan Lebaran? Cek Dulu Tips Penting Berikut Ini

Bila saat ini Anda tengah menimbang opsi berutang untuk menutup kebutuhan seputar Ramadan, Mudik dan Hari Raya, perhatikan dulu hal-hal berikut ini

Harus Berutang Untuk Kebutuhan Lebaran? Cek Dulu Tips Penting Berikut Ini
acumon.net.au
ilustrasi Utang 

2. Berutang boleh, asalkan...

Anda sudah berupaya menghemat pengeluaran dengan memangkas pos-pos biaya yang tidak perlu. Namun, ternyata sumber dana yang Anda miliki tetap tidak mampu menutup kebutuhan seputar Hari Raya. Menimbang opsi berutang mungkin terbersit dalam pikiran Anda.

Bila memang kondisinya sangat terpaksa, Anda bisa mempertimbangkan berutang untuk menutup kebutuhan. Namun, keputusan mengambil pinjaman juga harus memperhatikan beberapa hal antara lain, pastikan Anda memang memiliki rencana pelunasan yang jelas dan pasti.

Misalnya, Anda berutang sekian juta rupiah untuk mudik ke kampung halaman. Pastikan Anda sudah memiliki sumber dana pelunasan ketika utang Anda jatuh tempo kelak. Sebagai contoh, Anda berutang bulan Juni ini untuk kebutuhan Hari Raya dan Anda berencana melunasi pinjaman bulan September ketika bonus dari perusahaan tempat Anda bekerja dijadwalkan cair.

Baca: Pastikan Tak Beredar Lagi, BPOM Akan Awasi Penarikan Samyang Mengandung Babi

Baca: Pemerintah Batal Cabut Subsidi Listrik 450 VA. Begini Penjelasannya

Bila pembayaran pinjaman yang Anda ambil adalah berupa cicilan, pastikan juga nilai cicilan tersebut tidak melampaui 30 persen dari penghasilan rutin Anda.

3. Manfaatkan aset yang mudah dilikuidasi

Opsi pinjaman ada banyak sekali di pasar. Mulai dari kredit tanpa agunan, gadai barang sampai menjual barang yang likuid seperti emas atau perhiasan. Bila Anda saat ini memiliki aset yang mudah dilikuidasi seperti perhiasan emas, Anda bisa menimbang opsi menggadaikan perhiasan untuk mendapatkan pinjaman.

Bila harga emas saat ini tengah tinggi, Anda bisa menjual perhiasan untuk merealisasikan keuntungan simpanan emas. Langkah lain, cairkan hasil pengembangan dana deposito Anda selama ini.

Sebaliknya, bila Anda tidak memiliki aset yang bisa dilikuidasi, Anda bisa menimbang pinjaman tanpa agunan dengan bunga murah. Tentu dengan tetap memperhatikan prinsip sehat dalam berutang. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul: Bagaimana Bila Terpaksa Berutang untuk Kebutuhan Lebaran? 

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved