TribunBatam/

Dinkes Tanjungpinang Sisir Sejumlah Toko, Cari Mie Instan yang Diduga Mengandung Babi

Penyisiran dan dilakukan menyusul adanya surat BPOM yang meminta sejumlah produk makanan ditarik dari peredaran karena mengandung babi.

Dinkes Tanjungpinang Sisir Sejumlah Toko, Cari Mie Instan yang Diduga Mengandung Babi
Petugas Dinas Kesehatan Tanjungpinang menunjukkan produk yang sejenis, tetapi nomor pendaftaran dan importirnya berbeda dan bukan merupakan produk yang dilarang beredar. 

Laporan Mhd Munirul Ikhwan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Petugas Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kota Tanjungpinang melakukan penyisiran ke sejumlah toko dan swalayan di Kota Tanjungpinang.

Penyisiran dan dilakukan menyusul adanya surat BPOM yang meminta sejumlah produk makanan ditarik dari peredaran karena mengandung babi.

"Kita melakukan pengecekan ke sejumlah toko dan swalayan. Ini kita lakukan untuk memastikan ada tidaknya, produk mie yang diduga mengandung babi tersebut beredar di Tanjungpinang," katanya, Senin (19/6).

Dari pemantauan yang dilakukan Dinkes di sejumlah toko dan swalayah, ternyata produk yang dicari itu belum ditemukan.

"Sebenarnya ada produk yang sejenis. Tetapi nomor pendaftaran dan importirnya berbeda dan bukan merupakan produk yang dilarang beredar tersebut," katanya.

Adapaun empat produk Mi asal Korea yang ditarik berdasarkan surat BPOM Nomor IN 08.04.5R2.06.17.2432 adalah Mi Instan U-Dong dengan Nama Dagang Samyang nomor Pendaftaran BPOM RI ML 231509497014 importir PT Koin Bumi.

Kemudian Mi Instan Nongshim ML 231509052014 importir yang sama, kemudian Mi Instan Rasa Kimchi Samyang ML 231509448014 dan Mi Instan Ottogi ML 231509284014.

Selain itu masih ada 15 nomor pendaftaran yang telah dicabut sebagai mana Surat keputusan BPOM nomor HK.04.1.51.01.17.0023 tanggal 4 Januari 2017.

Ke lima belas nomor menggunakan merk dagang Samyang dengan Importit PT Korinus. 

Penulis: M Ikhwan
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help