TribunBatam/

Mengejutkan! Setiap Hari Tanjungpinang Produksi Sampah Sebanyak 160 Ton. Ini Sumbernya!

Mengejutkan! Setiap Hari Tanjungpinang Produksi Sampah Sebanyak 160 Ton. Ini Sumbernya!

Mengejutkan! Setiap Hari Tanjungpinang Produksi Sampah Sebanyak 160 Ton. Ini Sumbernya!
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Produksi sampah di Kota Tanjungpinang diperkirakan mencapai 160 ton perhari. Sebanyak 70-80 ton terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ganet.

Baca: Bikin Nyesek! Polwan Cantik Ricca Khalmas Pose Ini, Netizen Ngaku Teriris-iris Hati Melihatnya!

Baca: Heboh! Tampil Tanpa Dalaman, Aksi Panggung Artis Korea Ini Ramai-Ramai Dikecam, Ini Penampakannya!

Sedangkan sisanya tidak terangkut karena sebagian ada yang diolah menjadi kompos, ada yang dijual di pengumpul barang bekas, didaur ulang dan sebagian besar karena tidak dikumpulkan.

Pelaksana Tugas, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Kebersihan Kota Tanjungpinang M Yatim mengatakan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan masih rendah. Sehingga banyak sampah yang tidak terkumpul pada tempatnya.

"Sesuai dengan Perda nomor 3 tahun 2015 tentang Persampahan sebenarnya setiap orang wajib mengelola sampah sekala rumah tangga. Menimal mereka memilah menjadi dua dulu. Kemudian untuk sampah organik kita harapkan dibuat kompos. Yang non organik, dan ada nilai ekonomis bisa dijual ke barang bekas," katanya, Selasa (20/6).

Dengan begitu, dia yakin sampah akan berkurang. Untuk itu, pihaknya nanti akan membuat kampung percontohan tingkat RT. Ini membutuhkan sinergi dengan kelurahan, kecamatan, dan OPD terkait. Sehingga bila kampung kebersihan sebagai percontohan tersebut sukses, barulah dikembangkan ke daerah lain.

Kemudian, lanjutnya, untuk sekala kawasan, seperti perumahan dan komplek pertokoan, seharusnya mereka menyediakan sendiri tempat sampah atau pemungut sampah untuk selanjutnya dibuang ke TPS maupun TPA.

"Intinya sampah kita yang menjadi masalah pada tahap pengumpulan. Inilah perlunya peran serta RT dan RW untuk peduli. Bila kesadaran warga meningkat sampah tak terkumpul berkurang," katanya.

Dia juga mengatakan untuk optimalisasi pengumpulan sampah, tahun ini pihaknya melakukan penambahan 10 kontainer sampah baru. Karena beberapa kontainer yang ada juga sudah mulai keropos dan rusak termakan waktu.

"Saat ini kita ada 36 titik TPS. Dengan jumlah kontainer 40 buah. Jadi dengan adanya penambahan 10 kontainer lagi jumlah kontainer sampah kita menjadi 50," katanya.

Namun menurutnya, penambahan kontainer sampah tersebut tidak musti diiringi dengan penambahan TSP sampah. Hanya kalau ada permintaan dari masyarakat dan lahannya ada, maka barulah dilakukan penambahan. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help