TribunBatam/

Asupan Nutrisi Minim Selama Morning Sickness, Bahayakah Untuk Janin?

Morning sickness alias mual dan muntah di awal kehamilan kadang membuat calon ibu kehilangan selera makan atau bahkan tak bisa makan sama sekali.

Asupan Nutrisi Minim Selama Morning Sickness, Bahayakah Untuk Janin?
Nova
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM -  Morning sickness alias mual dan muntah di awal kehamilan kadang membuat calon ibu kehilangan selera makan atau bahkan tak bisa makan sama sekali.

Kondisi tersebut kerap membuat calon Ibu lemas. Apalagi tidak ada makanan yang bisa masuk saat trimester pertama kehamilan. Lalu, apakah hal ini akan berpengaruh pada kondisi janin?

Perubahan nafsu makan saat hamil adalah hal yang normal terjadi. Selain mual dan muntah, perubahan hormonal maupun rahim yang membesar bisa jadi penyebab mengapa Ibu tidak bisa makan banyak di awal kehamilan.

Menurut American Pregnancy Association, kehilangan nafsu makan ini terjadi pada setengah dari kehamilan. Biasanya penurunan ini terjadi sekitar pertengahan trimester pertama dan secara bertahap mereda pada minggu pertama dan kedua dari trimester kedua.

Baca: Tahun Ini, Tercatat 496 Titik Salat Idulfitri di Kota Batam

Baca: Tiket Kapal Semua Rute Ludes, Begini Ekspresi Kecewa Calon Penumpang

Baca: Pemudik ke Luar Pulau Batam Dihadang Cuaca Buruk. Begini Kondisinya

Meski tak bisa makan seperti biasa, Ibu perlu memahami bahwa yang terpenting adalah nutrisi dan jumlah kalori yang masuk dan bukan hanya jumlahnya yang banyak saja. Menurut dr. Rino Andriya, SpOG, CHt, MNLP, trimester pertama cukup penting dalam pembentukan organ penting.

“Kecukupan kalori sangat penting bagi pembentukan energi untuk proses metabolisme tumbuh kembang janin. Rata-rata diperlukan tambahan sekitar 300 kkal setiap hari saat hamil,” ujarnya dalam tabloid Nakita Edisi 896.

Palo Alto Medical Center merekomendasikan beberapa trik agar kurang nafsu makan saat hamil muda tidak berdampak buruk pada janin. Jika Ibu tak bisa makan banyak, cobalah untuk menghindari konsumsi makanan yang membuat mual seperti makanan terlalu asin atau yang rasanya terlalu kuat.

Pilih makanan yang bernutrisi padat sehingga meskipun makan dengan porsi kecil, manfaatnya ada untuk Ibu dan janin. Misalnya, makanan kaya kalsium, zat besi dan karbohidrat kompleks. Ibu bisa memilih protein tanpa lemak seperti daging ayam atau sapi yang dimasak matang dan tidak terlalu berlemak.

Buah-buahan dan sayur dengan porsi kecil namun sering juga membantu agar Ibu mendapatkan nutrisi yang cukup. Selain itu, banyak Ibu yang mengeluhkan tidak bisa makan nasi saat hamil muda. Tak perlu khawatir, Ibu bisa menggantinya dengan karbohidrat kompleks seperti roti gandum atau oatmeal. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Nakita.id dengan judul : Tidak Bisa Makan Banyak Saat Hamil Muda, Adakah Dampaknya pada Janin?

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help