Terobsesi Medsos Bisa Ganggu Mental, Hindari Lewat Lima Hal Ini

Studi tersebut menemukan bahwa notifikasi like, comment, love, pada orang yang candu medsos, mengaktifkan bagian otak yang berkaitan rasa senang.

Terobsesi Medsos Bisa Ganggu Mental, Hindari Lewat Lima Hal Ini
intisari
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Harus diakui, saat ini peranan media sosial dalan kehidupan memang cukup besar. Bahkan, ada yang justru lebih banyak menghabiskan waktunya untuk asyik di dunia maya dibandingkan dunia nyata.

Bukan itu saja, sebagian orang tidak sadar bahwa pikirannya terpaku untuk mengecek notifikasi setiap saat.

Tidak heran, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan media sosial mempengaruhi kesehatan mental penggunanya.

Media sosial membuat kita merasa terikat dengan kehidupan di dunia maya itu.

Bahkan baru-baru ini penelitian dari University of California Los Angeles menemukan bahwa perasaan seseorang yang kesenangan melihat notifikasi media sosialnya sama dengan perasaan seseorang yang makan makanan kesukaannya atau seseorang yang memenangkan hadiah undian. Wow!

Studi tersebut menemukan bahwa notifikasi like, comment, love, dll, pada orang yang candu media sosial, mengaktifkan bagian otak yang berkaitan dengan perasaan senang karena penghargaan.

Nah, pengaktifan bagian otak tersebut melepaskan hormon dopamin yang membuat kita merasa senang dan nikmat.

Akibatnya, saat melihat notifikasi di media sosial, muncul rasa bahagia tak terkira. Mirip seorang yang candu rokok dan alkohol, ketika disodorkan rokok dan alkohol.

Ketika kita terjebak dalam lingkaran dopamin ini, semakin sulit untuk berhenti dari media sosial dkk.

Baca: Menurut Jaksa KPK, Ini Peran Setya Novanto Dalam Dugaan Kasus Korupsi Proyek e-KTP

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help