Arus Mudik Lerbaran

TRAGIS! Ibu dan Empat Anaknya Terkatung-katung di Batuampar Setelah Ditipu di Sekupang

Ani bersama keempat anaknya terkatung-katung di pelabuhan Batuampar setelah tertipu Rp 600 ribu oleh seorang pria di kawasan Sekupang

TRAGIS! Ibu dan Empat Anaknya Terkatung-katung di Batuampar Setelah Ditipu di Sekupang
Ani bersama satu dari empat anaknya. Tertipu di Sekupang dan kehabisan tiket di Batuampar 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - ‎Praktik percaloan tiket mudik memakan korban.

Ani bersama keempat anaknya terkatung-katung di pelabuhan Batuampar setelah tertipu Rp 600 ribu oleh seorang pria di kawasan Sekupang. 

"Saya nggak tahu awalnya. Saya kira pelabuhan untuk kapal ini masih di Sekupang, ternyata sudah pindah ke Batuampar. Saya tadi sempat beli tiket di sana sama seseorang, ternyata dia nggak pernah balik lagi temui saya," sebut Ani yang ditemui di pelabuhan Batuampar, Jumat (23/6/2017) siang.

Setelah ia tahu kalau pelabuhan sudah pindah, barulah ia berangkat naik taksi ke Batuampar.

Ani harus merelakan kehilangan uang karena yang ada dipikirannya adalah bisa pulang kampung ke Medan.

Namun, apa adaya, sesampai di Batuampar, tiket Pelni tujuan Belawan juga sudah habis.

Wanita ini terlihat putus asa dan meneteskan airmata.

Apalagi, ia bersama empat anak yang masih kecil-kecil.

"Kami dari Malaysia. ‎Biasanya naik kapal itu dari Sekupang. Makanya saya tidak tahu. Mau beli tiket lagi, sudah habis," katanya sambil terisak.

Beberapa wartawan yang prihatin akan nasib Ani kemudian berusaha memperjuangkan Ani ke pejabat PT Pelni dan Pelabuhan di Batuampar.

Staf Operasional Pelabuhan Batuampar Robbie Ahmansyah yang juga prihatin ikut membantu sehingga ibu dan empat anaknya bisa berangkat ke Belawan.

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help