TribunBatam/

Pro Kontra Kebun Karet di Anambas

BREAKING NEWS. Rusuh! Puluhan Alat Berat KJJ Dibakar Massa di Jemaja, Anambas

Puluhan alat berat perusahaan dibakar massa yang jumlahnya mencapai ratusan orang, Kamis (29/6/2017). Aksi bakar terjadi sejak pukul 11.00 WIB

BREAKING NEWS. Rusuh! Puluhan Alat Berat KJJ Dibakar Massa di Jemaja, Anambas
Tribun Batam/Septyan Mulia Rohman
Massa membakar alat berat milik PT KJJ di Jemaja, Anambas, Kamis (29/6/2017) siang. (Tribun Batam/Septyan Mulia Rohman) 

Laporan Tribunnews Batam, Septyan Mulia Rohman

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Pro kontra kehadiran PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ) yang hendak membuka perkebunan karet di Jemaja, berujung anarkis.

Puluhan alat berat perusahaan dibakar massa yang jumlahnya mencapai ratusan orang, Kamis (29/6/2017).

Pembakaran sekitar 35 unit alat berat dan kendaraan proyek perusahaan itu terjadi sekitar pukul 11:00 WIB.

Mereka bergerak menuju Pulau Telapan, Kecamatan Jemaja Timur, serta membakar alat berat di lokasi kawasan perusahaan.

Baca: Heboh! Polisi dan Muspika Berjaga di Pulau Jemaja. Benarkah Soal Kisruh KJJ?

Baca: Jangan Tebang Hutan Kami, Kata Warga yang Kawal Konsultasi PT KJJ di Kantor Camat Jemaja Timur

Baca: Soal Suap KJJ, Aktivis APHA Desak DPRD Anambas Sidang Etik Anggotanya

Baca: Kisruh KJJ, Bareskrim Dikabarkan Panggil Sejumlah Pegawai Pemkab Anambas! Ini Detailnya

Dari informasi yang berhasil dihimpun, aksi yang dilakukan massa ini merupakan puncak dari batas akhir yang diberikan oleh massa yang menolak kehadiran perusahaan tersebut.

Penolakan itu disampaikan saat pertemuan tanggal 22 Juni 2017, satu hari setelah puluhan alat berat tersebut tiba di Jemaja.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh camat serta perwakilan instansi vertikal itu, masyarakat yang menolak memberi ultimatum tujuh hari agar perusahaan segera memindahkan alat berat tersebut.

"Kami bukannya anti-investasi. Tetapi ini masalah hutan. Kalau investasi yang lain seperti pariwisata dan perikanan tentu kami dukung," ujar seorang warga Jemaja, Kamis (29/6/2017).

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help