Heboh! Dokter Meninggal Saat Piket Lebaran, Ini Pesan Terakhirnya!

Heboh! Dokter Meninggal Saat Piket Lebaran, Ini Pesan Terakhirnya kepada sang anak!

Heboh! Dokter Meninggal Saat Piket Lebaran, Ini Pesan Terakhirnya!
twitter
dokter stefanus 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM-Tiga minggu sebelum kepergiannya, dr Stefanus Taofik yang dikabarkan meninggal saat piket lebaran menuliskan status di Facebook untuk anaknya.

Baca: Menyayat Hati! Sakit Anak Tak Sembuh-sembuh, Ayah Ini Ajak Anaknya Tidur di Liang Kuburan!

Baca: Curiga Istri Anda Selingkuh? Coba Cek Lewat Ukuran Jarinya. Hasilnya Mengejutkan!

Tulisan itu di publikasikan pada 7 Juni 2017 pukul 19:11 yang diawali dengan kalimat untuk anakku.

"Terkadang saya berharap kamu masih kecil. Tidak besar dan kuat dan tinggi. Saya berpikir tentang kemarin. Saya menutup mata dan melihat kamu bermain," tulisnya dalam bahasa Inggris.

Kami melihat anak-anak kami berubah dan tumbuh seperti musim yang cepat datang dan pergi. Tapi Tuhan punya rencana yanhg sempurna untuk merubah seorang anak laki-laki menjadi seorang laki-laki.

Hari ini, saya bangga akan yang kamu lakukan. Saya akan mencintai kamu sampai hari berakhir. Dan saya sangat bersyukur karna kamu anak saya.

Hampir 2 tahun lalu noe lahir setelah novena berbulan bulan. His mother is a strong woman yang berjuang sambil sekolah. Stase luar dan jaga malam. Noe also a strong boy. Dia lahir prematur 32 minggu 1840 gram saja. Sedikit lebih berat daripada aqua 1.5 liter.

Hampir dua bulan di nicu dan doa berhari hari. Akhirnya noe bisa pulang. ASI yang tiap tetesnya begitu berharga buat Noe dikumpulkan setiap 2 jam sambil ngantuk2.

Sepsis. Ikterik. Sampai BB 1400an saat pulang (lebih ringan dari aqua 1.5 liter). Pagi kerja malam jaga noe yang gerd dengan posisi 45 derajat setiap habis minum susu.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help