Wabup Karimun Incar PNS Absenkan Rekan Kerja, Banyak Alasan Pemkab Sikat Pegawai Nekat!

Wabup Karimun Incar PNS Absenkan Rekan Kerja, Banyak Alasan Pemkab Sikat Pegawai Nekat!

Wabup Karimun Incar PNS Absenkan Rekan Kerja, Banyak Alasan Pemkab Sikat Pegawai Nekat!
TRIBUNBATAM/RACHTA YAHYA
Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Wakil Bupati (Wabup) Karimun Anwar Hasyim mengingatkan agar pegawai di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun baik yang berstatus PNS maupun tenaga honor untuk tidak terlena dan menambah cuti lebaran dari yang telah ditentukan.

Baca: Ngeri! Febri Tikam Istrinya Hingga Tewas Saat Bikin Sarapan! Begini Kondisi Sang Istri!

Baca: Mengejutkan! 220 Polisi Dibebastugaskan Akibat Pesta Seks dan Lakukan Aksi Ini

Baca: Heboh! Main di Film Ini, Aktris Cantik Sulli Beradegan Mesra Tanpa Busana. Ini Bocoran Internetnya!

Wabup Anwar mengingatkan jika itu terjadi, akan ada konsekuensi yang harus diterima oleh pegawai sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya mengingatkan kepada pegawai Pemkab Karimun baik yang PNS maupun tenaga honor, mumpung masih ada waktu. Jangan telat masuk kerja, apalagi menambah cuti lebaran. Kalau itu terjadi, tentu akan ada konsekuensi yang diterima," kata Anwar kepada Tribun Batam, Kamis (29/6/2017).

Konsekuensi tersebut bisa berupa pemotongan tunjangan kesejahteraan atau sanksi teguran sesuai berapa lama pegawai tersebut telat masuk kantor.

Wabup juga mengatakan tidak ingin mendengar alasan terlambat dikarenakan kehabisan tiket balik atau sebagainya. Pasalnya cuti lebaran yang cukup panjang dari 23-30 Juni dinilai Anwar cukup untuk mempersiapkan jadwal kembali ke Karimun.

"Nanti kita lihat, Senin besok apa banyak yang nambah cuti lebarannya atau tidak. Kalau perlu kita sidak nanti ke kantor mereka," kata Wabup.

Wabup juga mewanti-wanti agar tidak ada pegawai yang coba-coba bantu temannya yang tidak masuk dengan mengisi absensi karena juga akan dikenakan sanksi.

"Saya sudah hafal sangat, kalau momen seperti ini, biasanya pegawai agak sedikit malas masuk kerja di hari pertama. Seribu alasan dibuat, tiket habis lah, kapal rusak lah dan sebagainya. Kita sudah ditunggu, rakyat banyak urusan yang bergantung kepada kita. Cukup lah cutinya itu, kan sudah panjang itu," terang Wabup. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved