TribunBatam/

Pro Kontra Perkebunan Karet di Anambas

Aksi Bakar Alat Berat KJJ di Anambas, Ini Kata Gubernur Nurdin

Nurdin mengaku sudah menelepon Bupati Anambas Abdul Haris dan meminta penjelasan tentang kerusuhan yang terjadi sehari sebelumnya.

Aksi Bakar Alat Berat KJJ di Anambas, Ini Kata Gubernur Nurdin
Muhammad Abdul Rahman
Polisi hanya bisa berjaga di lokasi pembakaran alat berat dan tidak mampu menahan massa yang banyak 

Laporan Thomm Limahekin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Konflik yang meletus antara PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ) dan masyarakat setempat, Kamis (29/6/2017) lalu, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun langsung mengambil sikap.

Nurdin mengaku sudah menelepon Bupati Anambas Abdul Haris dan meminta penjelasan tentang kerusuhan yang terjadi sehari sebelumnya.

"Saya sudah telepon Bupatinya dan meminta penjelasan tentang persoalan ini," ungkap Nurdin kepada awak media di sela-sela kunjungannya ke pulau-pulau pesisir, Jumat (30/6/2017) sore.

Setelah mendengar penjelasan dari Bupati Anambas, Nurdin kemudian memberikan solusi atas konflik tersebut.

Dia meminta agar pihak PT KJJ maupun masyarakat menahan diri dalam mengambil sikap yang menyulut permasalahan lebih besar lagi.

Dia secara khusus mengimbau PT KJJ supaya tidak langsung melakukan aksi di lapangan ketika masyarakat setempat belum menyetujui rencana investasi tersebut.

Apalagi bupati sebagai kepala daerah setempat pun belum merestui pelaksanaan aktivitas perusahaan tersebut.

Menurut Nurdin, langkah pihak PT KJJ menempuh jalur hukum merupakan sebuah sikap terpuji.

Dengan langkah tersebut, pihak perusahaan masih mempercayakan masalah itu ditangani oleh aparat penegak hukum.

"Saya juga meminta masyarakat agar tidak main bakar lagi dan menahan diri. Mari kita senua menahan diri," ungkap gubernur Kepri tersebut. 

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help