TANJUNGPINANG TERKINI

‎Buruh Bangunan Tewas di Pinang, Darah Keluar dari Mulutnya. Ini Penyebab Kematiannya

Seorang buruh bangunan ditemukan tewas di sebuah komplek perumahan belum jadi di Kelurahan Kota Piring, persis di depan kuburan Batu Tujuh

‎Buruh Bangunan Tewas di Pinang, Darah Keluar dari Mulutnya. Ini Penyebab Kematiannya
Lokasi meninggalnya buruh bangunan di Tanjungpinang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPIINANG- Seorang buruh bangunan ditemukan tewas di sebuah komplek perumahan belum jadi di Kelurahan Kota Piring, persis berada di depan kuburan Batu Tujuh, Tanjungpinang.

Misdi, kawan dekat korban yang bernama Adi (40) mengatakan, korban diketahui meninggal, Jumat (30/6/2017) sore, sekira pukul 17.00 WIB.

"Jam 5 saya dikasih tahu teman, Adi telah meninggal. Saya pun lihat langsung ke kamarnya, ternyata sudah meninggal," ujar Misdi.

‎Adi (selama ini tidak begitu dikenal rekan kerjanya.

Namun kondisinya terakhir sudah menunjukkan gejala penyakit, bagian kakinya mengalami bengkak. Tidak hanya kakinya, perutnya pun bengkak.

"Kata kawan-kawan sakit beri-beri. Ada juga katanya penyakit kuning. Denger dari kawan-kawanya kalau sudah sampai ke jantung itu bahaya," katanya.

Adi yang berasal dari Lombok itu terakhir‎ terlihat Kamis siang jalan kaki. Ia mengaku baru berobat. ‎

Di perumahan kosong itu Adi tinggal bersama tiga teman kerjanya. Namun mereka tinggal di rumah terpisah.

"Ini perumahan belum jadi, belum ada namanya. Jadi kita sekalian tunggu di sini, tinggal di rumah yang lagi tahap pembangunan ini," katanya.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Syamsurizal menuturkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Korban ditemukan dalam kondisi mengeluarkan darah dari mulut.

"Ada keluar darah. Bagian dubur juga keluar‎ kotoran. Diduga sakit kuning. Kata rekan-rekanya juga seperti itu. Kita bawa dulu korban untuk divisum," kata Syamsuriizal.

Pihaknya pun mengaku kesulitan mencari data diri korban.

Selain tidak memiliki identitas alamat asal korban, korban juga tidak memiliki saudara di Tanjungpinang.

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help