Kondisi Batam Terpuruk, Walikota Batam Ngaku Bingung dan Serba Salah. Ini Curhatnya!

Kondisi Batam Terpuruk, Walikota Batam Ngaku Bingung dan Serba Salah. Ini Curhatnya!

Kondisi Batam Terpuruk, Walikota Batam Ngaku Bingung dan Serba Salah. Ini Curhatnya!
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Wali Kota Batam, Rudi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Wali Kota Batam, Rudi optimistis kondisi ekonomi Batam akan kembali membaik pada 2018 mendatang. Bahkan dia berharap, dalam waktu tiga atau empat bulan kedepan, pertumbuhan ekonomi Batam akan naik. Hal itu menurut dia, tak lepas dari peran Pemerintah Pusat untuk segera menjadikan status Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Baca: Terungkap! Pelaku Berniat Adopsi Bayi, Ibu Korban Syaratkan Ini. Batal Gara-gara Ini

Baca: BREAKINGNEWS: Tak Hanya Culik Bayi, Pelaku Juga Ngaku ke Suami Bayinya Sakit!

"KEK, saya kira semua hanya tinggal tunggu keputusan pusat. Prosesnya tak rumit. Inikan bukan mengubah alkitab, hanya mengubah undang-undang dan peraturan pemerintah, dan itu adanya di Pemerintah Pusat," kata Rudi, baru-baru ini di Batam Center.

Menurut orang nomor satu di Pemerintah Kota Batam itu, jika Presiden RI, Joko Widodo meminta jajaran di bawahnya untuk segera memproses KEK di Batam, maka tak butuh waktu lama hal itu akan terealisasi. Sekarang keputusannya tergantung di tangan Presiden dan menteri terkait lainnya.

"Mudah-mudahan dengan saya berbicara seperti ini, didengar pemangku kepentingan di pusat. Cepat ambil alih permasalahan di Batam," ujar dia.

Dikatakan, saat ini masyarakat Batam terkatung-katung dengan ketidakpastian hukum di Batam. Hingga membuat investor takut berinvestasi di Batam. Begitupun dengan posisi Pemerintah Daerah (Pemda). Bingung.

"Kami sebagai Pemda juga bingung. Mau sampaikan salah, tak sampaikan juga salah. Karena wewenangnya bukan di kami," kata Rudi.

Dia berharap Presiden bisa segera mengambil alih persoalan yang terjadi di Batam. Sebab rakyat Batam kini sudah banyak yang menjerit dengan kondisi Batam saat ini.

"Bersyukur kita masih ada sektor lain yang bisa diandalkan, sehingga mampu bertahan. Tapi tak boleh terlalu lama menunggu, dan ini berisiko besar," ujar dia.

Itu sebabnya Rudi menilai, soal kepastian hukum di Batam harus segera didudukkan Pemerintah Pusat. Terutama kepastian hukum dalam berinvestasi yang terkait dengan urusan lahan.

"Mudah-mudahan dengan begitu, proses pertumbuhan ekonomi di Batam bisa tumbuh lagi," harap Rudi. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help