TribunBatam/
Home »

Sport

Vinales Butuh Kemenangan di Sachsenring

Posisi merosot dan diambil alih oleh lawan membuat pebalap tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, ketar-ketir.

Vinales Butuh Kemenangan di Sachsenring
VINCENZO PINTO/AFP PHOTO
Pebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales, mencium trofi yang didapat setelah finis di urutan kedua pada GP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (4/6/2017). 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM - Posisi merosot dan diambil alih oleh lawan membuat pebalap tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, ketar-ketir.

Pebalap berusia 22 tahun ini, merasa bahwa posisinya terancam, karena lawan-lawannya bakal mencuri posisinya lagi.

Vinales berharap peluangnya sangat besar di seri balapan di Sirkuit Sachsenring, Jerman, akhir pekan ini.

Karena, kemenangan tersebut bakal mengembalikan posisinya sebagai jawara di kasta tertinggi balapan MotoGP 2017.

Seperti dilansir Speedweek dan Crash, Vinales tidak ingin mengulang apa yang terjadi pada seri Belanda, akhir pekan lalu.

Selain harus menerima start di posisi barisan tengah, Vinales juga harus merasakan aspal lantaran mengalami kecelakaan yang cukup keras dan akhirnya tidak meneruskan balapan.

"Saya harus menjaga momen yang baik di setiap seri balapan, meski itu bukan hal yang mudah. Namun, itu harus saya lakukan demi mengembalikan posisi yang sudah pernah saya rengkuh selama ini," kata Vinales.

Meski tidak menampik bahwa posisi persaingan yang makin ketat dan berat, Vinales merasa bahwa dirinya tidak harus menyerah.

Ia yakin kemampuannya masih ada dan terbilang baik untuk terus bersaing di barisan terdepan.

Saat ini, Vinales harus mewaspadai kemampuan Dani Pedrosa, Johann Zarco, Danilo Petrucci, dan Andrea Dovizioso.

Karena beberapa kali balapan, Vinales sempat terhambat oleh pebalap-pebalap ini.

"Semua lawan terasa kian berat saat ini. Saya bukan menyerah, tapi memang fakta yang ada di sirkuit seperti itu. Pedrosa, Zarco, Petrucci, dan Dovizioso begitu menyajikan gaya balapan yang mumpuni dan aksi mereka dalam memanuver sepeda motor begitu baik. Mereka punya peluang besar dan benar-benar merepotkan saya," beber pebalap asal Spanyol itu.

Disebut sebagai pebalap yang makin diperhitungkan dan ancaman bagi nama besar di kelas utama MotoGP, Vinales menilai hal tersebut bukan menjadi jaminan menjaga mental untuk mampu merebut persaingan yang ada selama ini.

Vinales justru melihat sisi lain, yaitu bagaimana melihat peluang terbuka dan harus segera diambilnya, meski itu harus memaksanya bertarung keras hingga garis finis, seperti yang pernah dirasakannya saat bertarung dengan rekan satu timnya, Valentino Rossi.

"Saya makin tambah pengalaman dalam bersaing. Oleh sebab itu, saya butuh kemenangan di seri Jerman nanti. Karena, saya punya senjata bagaimana gaya dan perilaku persaingan yang bakal terjadi," kata pebalap bernomor start 25 itu.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help