Anggota Brimob Diserang

‎Polisi Bersenjata Lengkap Jaga Polres dan Polsek di Tanjungpinang

CCTV kita akan tambah. Selain itu kita ketatkan pemeriksaan pengunjung atau tamu yang datang. Termasuk identitas diri alamat secara lengkap

‎Polisi Bersenjata Lengkap Jaga Polres dan Polsek di Tanjungpinang
Tribun Batam/Anne Maria
Polisi memperketat penjagaan dan memeriksa para tamu yang berkunjung. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG - Banyaknya aksi teror yang ditujukan kepada satuan kepolisian membuat seluruh jajaran polisi meningkatkan kewaspadaan.

Salah satunya dengan memperketat seluruh markas polisi baik Mapolres maupun Mapolsek.

"Yang pasti, penjagaan personel dengan bersenjata lengkap kita tambah di pos pengamanan di Polres dan Polsek-polsek. Seperti di Polsek, saat ini petugas telah menyiapkan senjata di pos pengamanan," kata AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, Kapolres Tanjungpinang dikonfirmasi Tribun Batam, Sabtu  (1/7/2017).

Selain itu, Polres juga menambahkan lebih banyak CCTV untuk memantau kondisi lokasi sekitar Mapolres.

Tak hanya itu, halaman Polres Tanjungpinang juga ditambahkan lampu  sorot.  

Hal itu dianggap sangat penting untuk  memantau kondisi baik dalaam maupun  luar area Mapolres secara langsung.

"CCTV kita akan tambah. Selain itu kita ketatkan pemeriksaan pengunjung atau tamu yang datang. Termasuk identitas diri alamat secara lengkap," kata Ardiyanto.

Lebih lanjut, beberapa kegiatan dan program menangkal radikalisme juga terus dilakukan.

Baca: Siangnya Polres Karimun Gelar Simulasi Dapat Serangan Teroris, Malamnya Langsung Kejadian

Baca: Aksi Teror Diarahkan ke Polisi, Ini yang Dilakukan Polda Kepri. Masyarakat Jangan Termakan Hoaks

Selain menghiidupkan kembali siskampling dan fungsi Kamtibmas,  tim Binmas Polres  mengadakan operasi keliling masjid dengan memberikan pemahaman bahaya radikalisem‎e kepada jamaah.

"Kita rencanakan program NKRI daan Pancasila.  ‎Ini kita bentuk dengan berbagai unsur aparat dan militer, pemerintah serta masyarakat. Kita akan lebih sering kumpul bareng berdiskusi," ungkapnya.

Menurutnya, beberapa kejadian yang terjadi dalam seminggu belakangan tidak bisa diduga.

Seperti penyerangan anggota Brimob di Jakarta, justru dilakukan oleh pelaku di dalam masjid saat jemaah menjalankan ibadah.

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved