Polisi tangkap Otak Kericuhan Simpang Dam di Tanjung Piayu

"Ada upaya untuk melarikan diri, tapi kita cegah dan langsung ditangkap anggota," ujar‎ Agung Gima ditemui di Polresta Barelang.

Polisi tangkap Otak Kericuhan Simpang Dam di Tanjung Piayu
Tribun Batam/Eko Setiawan
Polisi menjaga ruangan korban kericuhan Simpang Dam dirawat 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Residivis kasus penganiayaan, Tarmizi alias Midi, dibekuk oleh personel Satreskrim Polresta Barelang.

Ia diamankan dari rumahnya di Tanjung Piayu, Sabtu (1/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Midi diamankan terkait kasus penganiayaan serta pengerahan massa yang terjadi di Simpang Dam, Rabu (22/6) malam.

Kasat reskrim Polresta Barelang, Kompol Agung Gima Sunarya mengatakan saat diamankan Midi pun sempat ingin melarikan diri lagi.

"Ada upaya untuk melarikan diri, tapi kita cegah dan langsung ditangkap anggota," ujar‎ Agung Gima ditemui di Polresta Barelang.

Selain Midi, polisi sebelumnya juga sudah mengamankan satu orang pelaku lainnya. Serta masih mengejar beberapa pelaku lain. Agung menyebutkan dalam kasus penganiayaan tersebut, Midi merupakan pelaku utama yang menggerakan massa ke Simpang Dam.

"‎Ada beberapa nama pelaku lagi yang masih kita kejar. Dia ini otak utamanya, kemudian dia juga mengaku tadi ikut memukul korban dengan stik biliard," ujar Agung Gima.

Penulis: Anne Maria
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved