KARIMUN TERKINI

Kasus Sudah P21, Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Dipindah ke Rutan Tanjungpinang

Status P21 untuk kasus tersebut sudah diberikan pihak Kejari Tanjungbalai Karimun sekitar seminggu sebelum Lebaran.

Kasus Sudah P21, Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Dipindah ke Rutan Tanjungpinang
TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA
Irwansyah, tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan rumah suku Duane, Tanjungbatu, Kundur tiba di Kejari Tanjungbalai Karimun, Senin (3/7/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun Cabang Tanjungbatu, Kundur melimpahkan Irwansyah kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjungbalai Karimun, Senin (3/7/2017) sekitar pukul 12.00 WIB.

Tidak sekadar dilimpahkan, tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan rumah untuk suku Duane, Tanjungbatu, Kundur, Kabupaten Karimun itu juga langsung dipindahkan penahanannya dari Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun ke Rutan Tanjungpinang.

"Hari ini juga langsung kami bawa ke Tanjungpinang untuk memudahkan proses persidangan, mengingat sidang kasus Tipikor hanya di sana," ujar Kacabjari Tanjungbatu, Filpan Fajar Darmawan Laia saat konferensi pers di aula Kejari Tanjungbalai Karimun, Senin (3/7/2017).

Filpan juga mengatakan status P21 untuk kasus tersebut sudah diberikan pihak Kejari Tanjungbalai Karimun sekitar seminggu sebelum Lebaran.

Baca: NGERI. Disatroni Perampok Bersenjata Api, Pasangan Suami Istri Ini Disandera Pelaku

Baca: Jalan Margonda Macet Parah, Tas Ransel Dicurigai Bom Hebohkan Warga

Baca: Bisa Daftar Online, Tapi Orangtua Pilih Berjubel dan Mengantre. Alasannya Bikin Kaget

Filpan juga menyebutkan hingga kini, pihaknya belum menemukan fakta ada keterlibatan pihak lain selain tersangka.

"Nanti kita lihat fakta persidangan bagaimana," katanya.

Untuk kerugian negara, berdasarkan hasil audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan (BPKP) Kepri diketahui sekitar Rp 200 juta. Angka tersebut di bawah perhitungan pihak Kecabjari Tanjungbatu sekitar Rp 400 juta.

"Tidak masalah, hakim sendiri juga punya perhitungan, jadi nanti kita lihat di pembuktian saja, perhitungan mana yang akan dipakai," kata Filpan didampingi Kasi Intelijen Kejari Tanjungbalai Karimun, Satrio Aji. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Selasa, 4 Juli 2017

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved