Kebakaran Agen Tiket Majestic, Polisi Periksa 2 Karyawan. Jadwalkan Pemeriksaan Pemilik Agen!

Kebakaran Agen Tiket Majestic, Polisi Periksa 2 Karyawan. Jadwalkan Pemeriksaan Pemilik Agen!

Kebakaran Agen Tiket Majestic, Polisi Periksa 2 Karyawan. Jadwalkan Pemeriksaan Pemilik Agen!
Kebakaran di Ruko Mayestic Kota Lama Tanjungpinang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Kebakaran yang dialami Majestic agen tiket kapal dan di jalan Pos Tanjungpinang kota masih terus didalami Polsek Tanjungpinang kota. Pada saat kejadian kepolisian juga terus melakukan identifikasi hingga lewat pukul 21.00 WIB.

Baca: Tim Saber Pungli Awasi Sekolah di Tanjungpinang, Sapu Bersih Sekolah Nekat Pungli!

Baca: Curiga Istri Selingkuh, Pria Ini Pergoki Istrinya Lagi Beginian di Ranjang Pria Lain!

Dari hasil identifikasi, uang tunai 30 juta ikut terbakar di dalam kantor lantai pertama. Selain itu sejumlah dokumen serta komputer kantor yang digunakan sebagai penyimpanan data dan pemesanan tiket secara online pun ikut terbakar.

"Uang tunai 30 juta yang terbakar. Beberapa perangkat komputer lantai bawah dan juga berkas-berkas ikut terbakar. Hasil identifikasi, sementara kita duga itu karena arus pendek listrik," kata AKP Edi Supandi kapolsek Tanjungpinang kota dikonfirmasi Tribun Batam, Senin (3/7).

Total kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai ratusan juta. Beruntung hanya lantai satu saja atau tempat yang digunakan sebagai lobi transaksi penjualan tiket yang terbakar. Lantai 2 dan tiga juga terdapat komputer, namun beruntung api belum sempat merangsak ke atas.

"Api bisa dipadamkan dilantai satu. Lantai dua dan tiga belum terbakar," ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga telah memeriksa 2 orang saksi yang merupakan karyawan agen tiket.‎ ‎ Sementara pemilik usaha belum bisa dimintai keterangan karena berada di Batam. Namun pihaknya kini sudah melakukan pemanggilan pemeriksaan.

"Selama ini habis tutup sore terus karyawan tinggalkan tempat kerja. Karena memang tak ada yang tinggal di situ. Saat kejadian memang kosong tak ada orang begitu juga pemilik usaha yang katanya tinggal di Batam," katanya lagi.

Menurutnya, tempat tersebut selama ini tidak ada yang menjaga usai beroperasi. Karyawan pun tinggal di tempat lain. Ruko lantai empat itu pun jarang ditunggui oleh pemiliknya. Saat ditanya adakan unsur kesengajaan atas kejadian kebakaran itu, ia menuturkan belum bisa menduga-duga.

"Kita tak bisa menduga-duga. Karena belum bisa kita temukan bukti kuat yang mengarah pada unsur kesengajaan. Sementara masih kita duga karena korsleting listrik," tutupnya. Untuk menghindari aktifikas lain dengan memasuki area kebakaran, pihaknya‎ pun memasangkan garis polisi. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved