Heboh Polisi Ditikam, Danrem Kepri Ingatkan Polisi-TNI Bahaya Sel Tidur Ini

Heboh Polisi Ditikam, Danrem Kepri Ingatkan Polisi-TNI Bahaya Sel Tidur Ini

Heboh Polisi Ditikam, Danrem Kepri Ingatkan Polisi-TNI Bahaya Sel Tidur Ini
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Sejumlah anggota Brimob berjaga di lokasi penembakan pelaku penusukan terhadap anggota Brimob di Masjid Falatehan yang ada di dekat Lapangan Bhayangkara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Komandan Resort Militer (Danrem) 033/WP Brigjen TNI Fachri turut mengomentari soal isu isu penyerangan yang diduga teroris terhadap intstitusi kepolisian yang ramai diberitakan belakangan.

Baca: Anda Punya Pengalaman Serupa? Bocah Ini Harus Menahan Rasa Gatal Luar Biasa Selama 8 Tahun

Baca: Kepergok Tiduri Istri Orang, Pejabat Pemko Ini Langsung Dicopot Jabatannya!

Baca: Pak Gubernur Silakan Coba di Kepri! PNS Datang Tepat Waktu Dihadiadi AC, LED TV hingga Kulkas!

Fachri tak memungkiri, kondisi itu tak lepas dari paham radikal yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah dan semua elemen bangsa terutama kaitannya dengan sel ISIS. Sel itu perlu diberantas karena sangat mengancam keutuhan NKRI.

"Kita sudah petakan yang berkaitan dengan ISIS ya, ISIS itu kan kalau dibilang agama mana itu, tidak ada ajaran agama yang membolehkan bahwa ya lagi salat ditikam (penikaman anggota polisi di Jakarta) itu nggak ada ajaran.seperti itu,"kata Fachri usai mengikuti apel pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Toapaya Selatan.

Korem kata Fachri sudah mengantisipasi sel sel ISIS yang tidur. Harapan dia, sel sel itu tertidur selamanya, jangan dibangun. "Bila perlu tidur sekalian, jangan bangun bangun,"ujarnya.

Pihak TNI kata dia akan terus berupaya semaksimal mungkin mencegah sel sel itu berkembang di Indonesia. Pihak TNI dimana pun kata Fachri siap siaga mengantisipasi sasaran penyerangan sel sel yang ada seperti yang belakangan diberitakan telah menyasar insittusi kepolisian RI.

"Mungkin teman teman juga sudah tahu bahwa yang menjadi sasaran mereka (sel ISIS) sekarang kan anggota kepolisian dan TNI, tidak menutup juga kita juga (TNI). Katanya mau menuju ke mana mereka itu, mau menjumpai 70 bidadarinya, ya kalau memang betul itu kita cepatkan dia kalau mau jumpa bidadarinya,"kata Fachri setengah berkelakar. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved