Soal Kenaikan Tarif UWTO 4 Persen per Tahun, Ini Jawaban BP Batam

Dalam Perka baru tersebut telah ditetapkan tarif iuran uang wajib tahunan otorita (UWTO) untuk tahun 2017, 2018 sampai tahun 2022.

Soal Kenaikan Tarif UWTO 4 Persen per Tahun, Ini Jawaban BP Batam
wikipedia
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Deputi III BP Batam, RC Eko Santoso Budianto mengungkapkan, saat ini BP Batam telah menerbitkan Perka Nomor 1 tahun 2017 yang merupakan revisi dari Perka sebelumnya.

Dan dalam Perka baru tersebut telah ditetapkan tarif iuran uang wajib tahunan otorita (UWTO) untuk tahun 2017, 2018 sampai tahun 2022.

Mengenai adanya kenaikan tarif sebesar 4 persen per tahunnya dalam Perka tersebut, Eko mengatakan, hal itu juga sudah mengacu pada surat arahan dari Dewan Kawasan.

Kalau persentase besaran kenaikan tarif baik, alokasi baru maupun perpanjangan maksimum sebesar 150 persen.

Baca: Terbitkan Perka Baru, BP Batam Keluarkan Tarif UWTO hingga 2022

Baca: Satu-satunya di Kepri, Tapi Jurusan Khusus di SMKN 3 Batam Ini Justru Sepi Peminat

Baca: Usai Dilaporkan Polisi, Kaesang Justru Lakukan Hal Ini

"Berdasarkan surat dari DK, angka 4 persen itu ditetapkan sebagai dasar perhitungan inflasi nasional per tahunnya," kata Eko.

Meski dalam perka baru itu sudah ditetapkan besaran tarif layanan, baik untuk alokasi lahan baru maupun perpanjangan per tahunnya, Eko menegaskan, pembayaran tarif layanan tetap disesuaikan dengan tahun jatuh tempo pembayaran.

"Jadi misalnya jatuh tempo tahun 2022, kemudian diajukan permohonan perpanjangan tahun 2020, tetap bayarnya mesti pakai tarif tahun 2022," ujar dia. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Jumat, 7 Juli 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help