DPRD Anambas: Sampai Kapan Masyarakat Hanya Berharap pada Hujan? Ini Jawaban Bupati

Persoalan air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat menjadi sorotan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.

DPRD Anambas: Sampai Kapan Masyarakat Hanya Berharap pada Hujan? Ini Jawaban Bupati
Tribun/Septyan Mulia Rohman
Air terjun Neraja Desa Ulu Maras Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas. Keluhan masyarakat akan air bersih masih dirasakan oleh masyarakat di Pulau Jemaja. Foto diambil beberapa waktu lalu 

Laporan Tribun Batam, Septyan Mulia Rohman

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Persoalan air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat menjadi sorotan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap LKPj Bupati tahun 2016, sejumlah wakil rakyat mempersoalkan kinerja Pemkab yang masih belum memperhatikan kebutuhan air bersih.

Padahal, air bersih ini menjadi prioritas serta masuk ke dalam visi dan misi Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris.

"Kami menilai banyak yang belum terselesaikan dengan baik, serta masih harus diperbaiki. Seperti air bersih. Masyarakat masih berharap pada hujan yang turun untuk mendapatkan air bersih. Pipa-pipa saluran air bersih ke rumah warga juga perlu mendapatkan perhatian," ujar Firman Edi dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Kamis (6/7/2017).

Di bidang kesehatan, pihaknya juga memberikan catatan kepada Pemerintah Daerah, khususnya pada fasilitas penunjang kesehatan.

Ia mencontohkan bangunan RSUD yang hingga saat ini belum dimanfaatkan dengan baik. Tenaga kesehatan juga sangat kurang.

Bupati Anambas Abdul Haris tidak mengelak bahwa sejumlah pekerjaan belum menampakkan hasil secara kasat mata.

Namun, Haris mengklaim, banyak pekerjaan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah di masa kepemimpinannya.

Terkait air bersih, Pemkab telah menganggarkan pembangunan embung untuk mengoptimalisasi jaringan primer.

Sementara, untuk bidang kesehatan, pihaknya berupaya untuk meningkatkan kualitas sarana penunjang kesehatan, salah satunya dengan membangun IPAL di RSUD Tarempa.

"Kami juga akan mendatangkan enam dokter spesialis yang nantinya akan bertugas di dua rumah sakit di Anambas, yakni di Palmatak dan Jemaja. Kami juga menyekolahkan tiga anak Anambas ke fakultas kedokteran,” katanya.

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help