Hore! Setelah Disurvei, 2 BTS Telekomunikasi Bakal Dibangun di Anambas. Ini Lokasinya!

Hore! Setelah Disurvei, 2 BTS Telekomunikasi Bakal Dibangun di Anambas. Ini Lokasinya!

Hore! Setelah Disurvei, 2 BTS Telekomunikasi Bakal Dibangun di Anambas. Ini Lokasinya!
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Sejumlah desa di Anambas bakal mendapat bantuan Base Tranceiver Station (BTS) dari Pemerintah Pusat.

Baca: Mengejutkan! Rajin Bercinta Bikin Otak Makin Cerdas. Ini Penjelasan Ilmiahnya!  

Baca: Viral! Inilah 6 Kisah Pemuda Nikahi Nenek Tua, dari Cinlok Sampai Salah Telepon

Baca: Mengejutkan! Jadi Pengawal Christiano Ronaldo, Hal Ini Paling Ditakuti Bodyguard Asli Indonesia Ini

Sebanyak 13 desa yang ada ini, diakui Kepala Dinas Komunikasi, informatika dan statistik Kabupaten Kepulauan Anambas, Jeprizal diberikan untuk mengurangi kesenjangan akses telekomunikasi, khususnya di daerah perbatasan.

Ia menjelaskan, belasan desa tersebut direkomendasikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas kepada Kementrian Telekomunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia karena pada daerah tersebut, akses telekomunikasi belum tersentuh sama sekali.

"Kami merekomendasikan karena pada sejumlah tempat itu masih blank spot sinyal. Sebelumnya, kami telah melakukan survey sehingga dengan mempertimbangkan jumlah penduduk dan letak ‎geografis," ujarnya Jum'at (7/7/2017).

Tidak hanya dari OPD yang dipimpinnya, tim dari Kementrian bersama pihak ketiga pun, diakuinya juga telah turun dan melakukan survei ke beberapa desa di Anambas. Dari hasil survei itu, dua BTS bakal dilaksanakan pembangunannya serta diharapkan dapat beroperasi pada bulan Agustus 2017 ini.

"Dua titik yang sudah ditetapkan itu meliputi Kecamatan Siantan Timur dan Kecamatan Jemaja. Kami apresiasi juga atas respon dari Kementrian terkait hal ini," ungkapnya.

‎Pemerintah Pusat pun diakui Jeprizal tidak mengelak, ketika disinggung mengenai kondisi akses telekomunikasi di perbatasan yang terbilang minim. Pihak kementrian pun, meminta agar masyarakat dapat bersabar terkait pemenuhan akses telekomunikasi ini.

"Memang tidak bisa dipaksakan sekaligus. Seperti pembangunan sebelas dari keseluruhan tiga belas BTS yang nantinya akan dibangun. Mereka juga mengetahui keluhan masyarakat di perbatasan mengenai kondisi telekomunikasi. Sementara, kewenangan yang ada pada kami terbatas," bebernya.

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris pun mengapresiasi langkah yang diberikan oleh Kemenkominfo itu. Mewakili Pemerintah Daerah, pihaknya bahkan siap untuk ‎memfasilitasi terkaitlahan dan akses menuju pembangunan BTS.

"Kami siap memfasilitasi, ini demi pemenuhan kebutuhan masyarakat akan akses telekomunikasi. Sesuai hasil survei yang dilakukan, terdapat 13 desa yang nantinya akan dibangun BTS oleh Pemerintah Pusat," ujarnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved