Pelapor Kaesang Tuding Polisi Lakukan Pembodohan Publik. Ternyata Karena Hal Ini

Hidayat datang ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk memastikan surat permintaan keterangan yang dilayangkan polisi kepadanya.

Pelapor Kaesang Tuding Polisi Lakukan Pembodohan Publik. Ternyata Karena Hal Ini
KOMPAS.COM
Muhammad Hidayat, pria yang melaporkan Kaesang Pangarep 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BEKASI – Muhammad Hidayat (53), pria yang melaporkan Kaesang Pangarep mendatangi Mapolres Metro Bekasi Kota sekitar pukul 09.05 WIB. Dia menemui Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing.

Hidayat datang ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk memastikan surat permintaan keterangan yang dilayangkan polisi kepadanya.

"Justru saya mau memastikan, jangan Polri membodoh-bodohi masyarakat. Ini pembodohan publik bagi saya," ujar Hidayat kepada Erna saat mendatangi Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (7/7/2017).

Menurut Hidayat, jika laporan tentang video Kaesang sudah ditutup maka tak perlu memanggil dirinya untuk dimintai keterangan.

"Saya merasa dilecehkan. Kalau sudah ditutup, ya ditutup aja enggak usah dipanggil-panggil lagi," kata Hidayat.

Baca: Tarif Go-Car di 25 Kota Sudah Sesuai Aturan, Ini Dia Daftar Batas Tarifnya

Baca: Warga Karimun Segera Dilayani Internet Berteknologi Fiber Optik. Ini Kelebihannya

Baca: Dana Bantuan Parpol Naik Jadi Rp 1.000 per Suara, Apa Kata Pengamat Politik?

Saat Erna meminta surat bukti permintaan keterangan kepada Hidayat, dia tak mau menunjukkan surat tersebut.

"Ada surat permintaan keterangan?" tanya Erna.

"Ada. Saya enggak perlu lihatkan ke Ibu. Enggak perlu saya bawa, bukan surat panggilan, surat permintaan keterangan,” kata Hidayat.

Hidayat juga menekankan, dia akan menghadap ke Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hero Bachtiar untuk meminta kepastian apakah laporan tersebut sudah dihentikan atau belum. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul : Merasa Dilecehkan, Pelapor Kaesang Datangi Mapolres Bekasi Kota

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help