BATAM TERKINI

Ribuan Pemudik Balik ke Batam Naik KM Kelud. Polisi Perketat Pemeriksaan

Ribuan pemudik yang menggunakan KM Kelud tiba di Batam, Jumat (7/7/2017) siang di Pelabuhan Batuampar, Batam.

Ribuan Pemudik Balik ke Batam Naik KM Kelud. Polisi Perketat Pemeriksaan
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Pemudik mengantre memasuki ruang tunggu KM Kelud di Pelabuhan Batuampar, Batam, Senin (4/7/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Ribuan pemudik yang menggunakan KM Kelud tiba di Batam, Jumat (7/7/2017) siang. Penumpang dari Medan tersebut langsung memadati pelabuhan Batuampar.

"Yang baru sampai langsung ke kiri. Yang Mau ke Batuaji langsung ke kiri semua. Hati-hati melangkah, dan awas copet. Awas copet," ujar personel polisi melalui pengeras suara kepada para penumpang yang turun.

Mereka yang turun dari tiga tangga keluar itupun terlihat memilih berjalan kaki untuk keluar dari pelabuhan, daripada harus menunggu bus pengangkut penumpang.

‎"Kalau naik bus lama, harus tunggu lagi. Jalan saja juga nggak terasa. Cuma memang panas sekali mataharinya," ujar satu diantara penumpang wanita, Indah.

Baca: Mendadak Vertigo, Setya Novanto Batal Jalani Pemeriksaan KPK

Baca: Ponsel Disikat Maling, Begini Cara Pengemudi Ojek Online Rampas Ponselnya Lagi

Baca: Pelapor Kaesang Tuding Polisi Lakukan Pembodohan Publik. Ternyata Karena Hal Ini

Menggunakan jasa porter untuk mengangkut sebagian barang-barangnya, Indah pun terlihat santai menenteng tas sandangnya. Rata-rata dari penumpang yang datang tersebut mengaku merupakan warga Batam yang baru saja selesai mudik lebaran.

Dan di antara penumpang tersebut pun ada yang diperiksa oleh polisi. Satu di antaranya penumpang asal Aceh. Polisi yang sempat mencurigai gerak-gerik pria berkaos corak garis-garis putih hitam itupun langsung memeriksa tentengan pria tersebut. Polisi langsung membuka dan memeriksa tas hitam miliknya.

"Ini apa isinya, oleh-oleh apa ini. Bener ini oleh-oleh kan," ujar personil polisi tersebut

Namun setelah diperiksa polisi tidak menemukan adanya benda-benda mencurigakan di dalamnya. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help