TribunBatam/

Tanpa Dokumen, Malaysia Bakal Deportasi 2.000 Pekerja Migran

Malaysia sangat bergantung pada pekerja migran dari negara-negara lain, termasuk Indonesia, Banglades, dan Nepal.

Tanpa Dokumen, Malaysia Bakal Deportasi 2.000 Pekerja Migran
TRIBUNJATENG
Ilustrasi. Sejumlah TKI yang dideportasi dari Malaysia 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia berencana melakukan deportasi terhadap lebih dari 2.000 pekerja migran ilegal karena tertangkap tidak memiliki dokumen resmi. Termasuk para pekerja migran asal Indonesia.

Malaysia sangat bergantung pada pekerja migran dari negara-negara lain, termasuk Indonesia, Banglades, dan Nepal.

Mereka biasanya dibutuhkan di sektor perkebunan dan konstruksi.

Sekitar dua juta pekerja migran terdaftar di Malaysia dan jumlah tersebut setara dengan para pekerja yang tidak berdokumen resmi, demikian informasi yang diperoleh Deutshce Welle, Jumat (7/7/2017).

Seorang pejabat imigrasi senior mengatakan baru-baru ini mereka menangkap lebih dari 2.000 tenaga kerja asing di Malaysia, yang tidak punya dokumen.

Para pekerja tak berdokumen tersebut ditangkap saat dilakukan penggerebekan massal di seluruh negeri jiran sejak 1 Juli lalu.  Kebanyakan dari mereka bekerja di pabrik-pabrik dan restoran.

"Mereka akan diinvestigasi dalam waktu 14 hari dan diadili sebelum dideportasi," papar Saravana Kumar, kepala penegakan, investigasi dan hukum Departemen Imigrasi Malaysia.

Baca: Gaji Sebulan Rp 2,5 Juta, Tapi Mobil Mewah Berderet. Ternyata Ini yang Dilakukan Kasir Diler Mobil

Baca: LAGI, Petugas Avsec Kena Tampar saat Hendak Periksa Penumpang. Kali Ini Pelakunya Dokter Militer

Baca: Pasutri Ditemukan Tewas. Suami Tergantung Sementara sang Istri Alami Luka Tusuk

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help